Lebih dari Sekadar Medan Tempur, "Believe" Ungkap Sisi Lain Perang
- analisapost

- 30 Jul
- 3 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Film Believe resmi tayang di bioskop pada 24 Juli 2025 dan langsung menyita perhatian publik Indonesia. Mengangkat latar sejarah penting dari Operasi Seroja tahun 1975, film ini menawarkan perspektif baru terhadap perang bukan hanya sebagai medan tempur, tetapi juga ruang pengorbanan, impian, dan keteguhan hati.

Disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, dengan produser Celerina Judisari. Believe merupakan adaptasi dari buku biografi Jenderal TNI Agus Subiyanto berjudul Believe Faith, Dream, and Courage karya Valent Hartadi.
Film ini diproduksi oleh rumah produksi Bahagia Tanpa Drama, melalui tokoh-tokoh utama yang diperankan Ajil Ditto dan Adinda Thomas, membawa penonton menyelami konflik batin dan perjuangan pribadi para prajurit di tengah gejolak sejarah.
Ringkasan Cerita
Cerita berpusat pada Agus (Ajil Ditto), seorang anak prajurit yang tumbuh tanpa kehadiran sang ayah, Sersan Kepala Dedi (Wafda Saifan), yang kerap ditugaskan ke medan perang, termasuk dalam Operasi Seroja.
Kehidupan Agus dipenuhi amarah, kebingungan, dan kehilangan arah terutama setelah menerima kabar kematian ayahnya dalam sebuah kecelakaan. Kepergian itu menjadi titik balik dalam hidup Agus.
Dalam upayanya memahami sosok ayah yang selama ini terasa jauh, Agus mulai menelusuri jejak pengabdian sang ayah sebagai prajurit.
Ia menemukan bahwa pengorbanan ayahnya bukan sekadar menjalankan tugas negara, tetapi juga bentuk cinta yang dalam terhadap tanah air dan keluarganya.
Penemuan itu menggugah Agus untuk memahami makna sejati dari keberanian, pengorbanan, dan cinta seorang ayah.
Perjalanan batin Agus menjadi semakin kompleks ketika ia memutuskan mengikuti jejak ayahnya sebagai tentara.

Namun di tengah tugas negara dan konflik internal, Agus juga menghadapi tantangan lain: menjaga rumah tangganya bersama Evi (Adinda Thomas). Evi adalah sosok istri yang setia, mencintai dalam diam, dan memeluk harapan meski tanpa kepastian.
Karakter Evi menjadi representasi banyak perempuan Indonesia yang kuat dalam sunyi, tegar dalam sepi.
Sosok perempuan tangguh lainnya juga hadir melalui karakter ibu mertua Agus yang diperankan Maudy Koesnaedi. Dengan wibawa dan kelembutan, ia menjadi sandaran keluarga, penjaga nilai, sekaligus saksi bisu dari perjuangan Agus dan keluarganya.
Pemain Film Believe 2025
Ajil Ditto sebagai Agus
Wafda Saifan Lubis sebagai Serka Dedi
Marthino Lio sebagai Miro
Adinda Thomas sebagai Evi Sophia Indra
Maudy Koesnaedi sebagai Iin
Tubagus Ali sebagai Beni
Aditya Lakon sebagai Alam
Hardi Fadhillah sebagai Baton Damar
Zidni Hakim sebagai Djarwo
M. Iqbal Sulaiman sebagai Abel
Haydar Salishz sebagai Felipe
Eduward Manalu sebagai Sersan
Muhammad Faqih Alaydrus sebagai Little Agus
Aquene Aziz Djorghi sebagai Fianita
Ernest Samudera sebagai Prabowo Subianto
Yoriko Angeline sebagai Agus's Mother
Khael Ardi Bogota sebagai Nanggala
Ibrahim Gibran sebagai Spy
Bung Alle sebagai Miro's Adjutant
Linda sebagai Mrs. East Look
Pedro sebagai Little Felipe
Ifan Kurniawan sebagai Rudi Gajah
Rangga Yogata sebagai Erwin
M. Ilham Yusuf sebagai Stump
Achmad Khadifa sebagai Wisnu
Rudi Hendrawan sebagai Nugroho
Yanyan Heryana sebagai Engking
Arnold Ronaldo Evert sebagai Danki Djon
Ari Sulistiyadi sebagai Danki Sugeng
Angga Anugrah sebagai Zamroni
Ryan Hermawan sebagai Marsudi
Hery Ismoyo sebagai Agus Jaini

Believe tak hanya menyuguhkan adegan laga dan ketegangan medan perang seperti yang ditampilkan, tetapi juga menggali sisi manusiawi yang dalam.
Film ini adalah kisah tentang ayah yang berkorban dalam diam, ibu dan istri yang menanti dalam harap, serta anak-anak yang mencari pemahaman atas keputusan orang tua mereka. Lebih dari film perang, Believe adalah refleksi atas takdir, mimpi, dan keberanian. (Utd)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar