top of page

Optimalisasi Potensi Menuju Pemulihan Ekonomi Sumenep, Dalam Economic Outlook Sumenep 2022

SUMENEP - analisapost.com | Economic Outlook Sumenep 2022 dilaksanakan di aula kafe Tanean, utara Asta Katandur, Dusun Paddusan, Desa Bangkal, Kabupaten Sumenep, Senin (13/13/2021). Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Sumenep (BPC HIPMI Sumenep).

Foto : Dokpri

Acara yang dimulai sejak jam 08.30 ini dihadiri oleh Ketua Kadin Sumenep yang juga merupakan Wakil Bupati Sumenep, Ny. Hj. Dewi Khalifah, SH. MH. M.Pdi, Ahmad Ardianto (Direktur Utama PT. Garam Persero), Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si (Kepala Bappeda Sumenep), Achdiat Redy Setiawan, SE, MSA, Ak, CA (FE Universitas Trunojoyo Madura), dan Achmad Yunus (Ketua BPC HIPMI Sumenep).


Economic Outlook Sumenep 2022 ini bertujuan untuk membaca prediksi peluang ekonomi Kabupaten Sumenep pasca Covid 19 yang diharapkan selaras dengan peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep tentang Pembangunan. Dalam sambutannya Wakil Bupati Sumenep yang akrab dipanggil dengan sebutan Nyi Eva ini sangat antusias dengan peluang yang ada, karena Kabupaten Sumenep adalah Kabupaten yang unik, bernuansa religi dan ketimuran. Sehingga semua pihak bisa mengakomodir semua itu menjadi peluang besar namun tetap berpegang pada adat ketimuran dan keraton.


"Sumenep menonjol dalam hal sejarah yang masih terawat, bahari dan juga religi. Banyak wisatawan baik lokal maupun internasional yang mengungkapkan peluang wisata dalam bidang tersebut. Wisata juga dapat meningkatkan peluang ekonomi sehingga perlu mendapat pendampingan dan perhatian. Dalam segi UMKM Nyi Eva juga berharap kepada HIPMI dan semua pihak yang terkait dalam ekonomi dapat bekerjasama dalam melakukan pendampingan dan permodalan pada UMKM.


"Harapan saya kepada HIPMI bisa meningkatkan pendampingan UMKM. Dari hulu ke hilir. Juga pada Bank Jatim yang kebetulan hadir hari ini agar dapat mendukung permodalan," ucap Nyi Eva dalam sambutannya.

Foto : Dokpri

Sementara itu ketua BPC HIPMI Sumenep optimis mengembangkan kemajuan ekonomi di Sumenep. "Kami akan mengembangkan pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota tetapi juga di titik-titik lain," ucap Ahmad Yunus.


Ketua BPC HIPMI Sumenep juga menyampaikan bahwa aula kafe Tanean yang mereka tempati sekarang dulunya sangat gelap dan sering dijadikan tempat oknum melakukan hal tidak terpuji seperti mabuk dan sebagainya. Sehingga harga tanah di sana murah. Kemudian setelah dibeli dan diberdayakan menjadi tempat yang lebih bermanfaat, tempat yang dulunya dihindari masyarakat kini menjadi pusat anak-anak, para remaja dan pemuda mengembangkan potensinya dan berkarya.


Dan berkat itu semua harga tanah disekitar yang awalnya hanya 350 ribu per-2 meter menjadi mahal. Asta Katandur di sebelahnya juga menjadi wisata religi dengan penerangan yang memadai dan aman. Sehingga pengunjung bisa mengenal sejarah dari sana. (Juna)

2.725 tampilan0 komentar