Taksi Listrik Vietnam Siap Meluncur di Surabaya, Eri Cahyadi Tegaskan: Wajib Serap Tenaga Lokal
- analisapost

- 1 Agu
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Perusahaan taksi listrik asal Vietnam, Xanh SM, dikabarkan akan segera beroperasi di Kota Surabaya, Jawa Timur. Seluruh armadanya akan menggunakan mobil listrik VinFast model VF e34, yang diberi nama VinFast Limogreen untuk layanan penumpang.

Meski belum diumumkan secara resmi, beberapa unit kendaraan listrik tersebut sudah mulai terlihat di sejumlah dealer, termasuk di showroom VinFast Jemursari, Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyambut baik rencana investasi transportasi ramah lingkungan ini. Namun, ia menegaskan bahwa investor wajib memenuhi dua syarat utama agar mendapat izin operasional.
“Saya pasti dukung kalau ada investor transportasi masuk ke Surabaya. Tapi kalau dua syarat ini tidak bisa dipenuhi, izinnya tidak akan saya keluarkan,” tegas Eri.
Syarat pertama, perusahaan harus memiliki fasilitas parkir atau pool yang memadai. Kedua, seluruh tenaga kerja yang terlibat wajib merupakan warga ber-KTP Surabaya.
Eri menekankan bahwa kebijakan ini bukan bentuk penolakan terhadap investasi, melainkan upaya agar warga Surabaya mendapat manfaat langsung dari setiap proyek yang masuk, khususnya dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.
“Ini bukan soal mobil listrik atau tidak. Tapi siapa yang diuntungkan dari investasi itu. Investasi yang masuk ke Surabaya harus bisa memberikan manfaat nyata bagi warganya,” ujar Eri.
Ia juga menambahkan bahwa kapasitas armada yang diizinkan akan disesuaikan dengan fasilitas parkir yang dimiliki perusahaan.
“Kalau jumlah armadanya khusus Surabaya 2000 unit, ya harus punya lahan parkir yang bisa menampung 2000 unit juga. Tapi yang penting, semua pengemudi dan kru harus warga Surabaya,” katanya.
Hal ini dibenarkan oleh erhad salah satu pelamar untuk menjadi driver online kepada awak media AnalisaPost. Ia menyebut, beberapa unit kendaraan telah menjalani uji coba, mulai dari tes jalan hingga pengisian daya di stasiun pengisian listrik milik dealer.

"Saya dapat info melalui sosmed, karena itu saya datang kesini mencoba untuk melamar menjadi driver saya coba, siapa tahu bisa lolos. Ada 1.570.000 orang yang sudah datang,” terang Erhad, Jumat (1/8/25).
Menurut informasi yang beredar, Xanh SM akan mengoperasikan lebih dari 100 unit mobil listrik di Surabaya sebagai armada taksi online. Jumlah tersebut diperkirakan melampaui jumlah armada Bluebird yang saat ini beroperasi di kota tersebut.
“Saya dengar infonya begitu. Tapi entah nanti diluncurkan secara bertahap atau langsung serentak, saya belum tahu,” pungkasnya.
Dengan syarat tersebut, Pemerintah Kota Surabaya berharap para investor tidak hanya menjadikan kota ini sebagai titik operasional, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya peluang kerja dan ekonomi yang inklusif. (Che/Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar