top of page

Tebing Romantis Ollon, Surga Alam di Ketinggian Tana Toraja

SULAWESI - analisapost.com | Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisi adatnya, tetapi juga menyimpan keindahan alam yang menawan. Salah satu destinasi wisata alam yang mulai menarik perhatian wisatawan adalah Tebing Romantis yang terletak di Desa Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng.

Panorama perbukitan hijau Tebing Romantis di Desa Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, diselimuti kabut tipis pada pagi hari.
Panorama perbukitan hijau Tebing Romantis di Desa Ollon, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja, diselimuti kabut tipis pada pagi hari.

Tebing Romantis menawarkan panorama alam pegunungan yang memukau. Dari atas tebing, pengunjung dapat menikmati hamparan perbukitan hijau yang luas dengan udara sejuk khas dataran tinggi. Suasana alam yang tenang dan jauh dari kebisingan kota menjadikan tempat ini cocok untuk bersantai, berkemah, atau sekadar melepas penat.


Keindahan Tebing Romantis semakin terasa pada pagi hari ketika kabut tipis menyelimuti perbukitan. Pemandangan matahari terbit dan terbenam di lokasi ini kerap disebut menyerupai lukisan alam karena tampilannya yang begitu alami dan memanjakan mata. Kondisi geografisnya yang berada di dataran tinggi membuat kawasan ini memiliki udara yang segar dan nyaman bagi pengunjung.


Di bawah lembah, aliran Sungai Saddang turut menambah daya tarik visual kawasan ini. Tidak jarang Tebing Romantis dimanfaatkan sebagai lokasi fotografi hingga pemotretan prewedding karena latar alamnya yang eksotis.


Selain itu, tempat ini juga menyimpan kisah lokal yang dipercaya masyarakat setempat. Nama "Tebing Romantis" konon berasal dari cerita sepasang kekasih yang kisah cintanya terhalang oleh aturan adat.


Secara administratif, Tebing Romantis berlokasi di Ollon, Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. Destinasi wisata alam ini terbuka setiap hari selama 24 jam, namun waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi hari.


Akses menuju lokasi dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Dari Kota Makale, jarak tempuh sekitar 48,4 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam 50 menit. Setibanya di area parkir, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan dengan trekking sekitar 20 hingga 30 menit untuk mencapai puncak tebing.


Meski membutuhkan tenaga ekstra, perjuangan tersebut akan terbayar lunas oleh keindahan panorama yang disuguhkan. Tebing Romantis menjadi salah satu bukti bahwa Tana Toraja memiliki potensi wisata alam yang besar dan layak untuk terus dikembangkan.


Selain Tebing Romantis, Tana Toraja juga memiliki sejumlah destinasi alam lainnya seperti Negeri di Atas Awan Lolai, Lembah Buntu Lobo, Air Terjun Sarambu, dan Danau Limbong.


Keindahan alam yang masih asri, berpadu dengan budaya yang kuat dan autentik, menjadikan Tana Toraja sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur yang terus menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. (Utm)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya