Gempa Bumi Guncang NTT, Begini Penjelasan BMKG

NTT - analisapost.com | Gempa bumi tektonik kembali guncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu 23 Juli 2022

Kali ini terjadi di wilayah laut Flores dengan kekuatan 5,4 skala richter, tepatnya pada koordinat 7,65° LS, 122,43° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 km Barat Laut Larantuka, pada kedalaman 11 kilometer.


Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Margiono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Flores.


Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).


Menurutnya, gempa bumi ini dirasakan di daerah Ende, Maumere dengan skala intensitas II MMI – III (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).


Daerah Larantuka, Lewoleba, Adonara, Mbay-Nagekeo dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.


Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.


“Hingga pukul 13.50 Wib, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada tiga aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar 4,5 skala richter,” jelas Margiono.

Ia mengimbau masyarakat untuk tenang dengan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari bangunan yang retak, atau rusak diakibatkan oleh gempa


"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tutup Margiono. ( Wilfridus Lera Nere)

8 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua