Hari Jadi Pasuruan, Seniman Bedah Seni Budaya

PASURUAN - analisapost.com | Prasasti Cungrang yang menjadi cikal bakal berdirinya Kabupaten Pasuruan 1093 tahun lalu, hari ini, Sabtu 17 September 2022 menjadi saksi para seniman jika baru hari ini tahu jika Kabupaten Pasuruan memiliki Perda tentang Seni Budaya meski sudah dikeluarkan sejak 2018.

Acara yang digelar oleh Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Pasuruan, Selain sebagai kado hari jadi, Perda ini sangat mengejutkan para pelaku seni budaya, karena baru hari ini tahu jika ada regulasi berupa Perda No. 5 tahun 2018.


Ki Suwono, pimpinan Jaranan Turonggo Sakti Mayang Seto dan Ki Sudarto, dalang wayang kulit yang terkejut ketika tahu jika di Pasuruan ada Perda tentang seni budaya.


”Kami sempat kaget ketika tahu jika Pasuruan punya Peraturan Daerah yang terkait seni budaya, karena selama ini, kami tidak pernah menerima sosialisasi dari dinas manapun".ujarnya.


Sementara itu, Dr. Ronny Winarno SH, M.Hum yang menjadi salah satu pembicara dalam dialog itu mengatakan, secara keseluruhan isi dari Perda tersebut sudah mewakili kepentingan semua pihak, pemerintah maupun seniman.


Menurut mantan Rektor Universitas Merdeka Pasuruan ini, dalam perda sudah termaktub beberapa pasal yang menyebut Hak dan Kewajiban Pemerintah dan juga seniman.


”Semua kepentingan sudah tercantum dalam perda ini, termasuk penganggarannya".ujarnya.


Di tempat yang sama, Dr. Muhammad Mashuri, SH MH, Wakil Rektor Unmer Pasuruan ada regulasi pendukung dari Perda ini, yaitu Peraturan Bupati, selain ini, menurut Doktor yang berusia 36 tahun ini mengatakan, jika kampusnya siap menjalin kerjasama dengan FPK.


Selain membedah tentang Perda Seni Budaya, dialog yang diikuti beberapa seniman dari Pasuruan, Malang dan Jombang ini juga mengulas tentang sejarah dan tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Pasuruan, materi ini disampaikan oleh Drs Teguh Hariawan, sejarahwan yang juga Kepala SMAN Gondangwetan.


Acara diakhiri dengan Pemotongan Tumpeng ulang tahun oleh Dr. Dian Angraeni dari FPK Jawa Timur kepada Ana Wiji Astuti, Juru Pelihara Prasasti Cungrang.(Ist)



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com

#FPK #HUTPasuruan

130 tampilan0 komentar