Mengenal Shio: Sistem Zodiak Tionghoa yang Sarat Makna Budaya
- analisapost

- 1 hari yang lalu
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Shio merupakan bagian dari sistem penanggalan sekaligus astrologi tradisional Tionghoa yang hingga kini masih digunakan dan dipercaya oleh sebagian masyarakat, terutama saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Sistem ini membagi tahun kelahiran berdasarkan 12 lambang hewan, yang masing-masing diyakini memiliki karakter, peruntungan, serta pengaruh tersendiri terhadap kehidupan seseorang.
Kedua belas shio tersebut adalah Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. Pergantian shio terjadi setiap tahun dan berulang dalam siklus 12 tahunan.
Selain hewan, perhitungan shio juga dipengaruhi oleh lima unsur alam, yakni Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air, yang membuat satu siklus lengkap berlangsung selama 60 tahun.
Menurut kepercayaan Tionghoa, shio tidak hanya digunakan untuk melihat peruntungan tahunan, tetapi juga sering dijadikan acuan dalam menentukan kecocokan jodoh, waktu memulai usaha, hingga pengambilan keputusan penting. Meski demikian, banyak kalangan menilai shio lebih sebagai warisan budaya dan filosofi hidup, bukan semata-mata ramalan.
Pengamat budaya menilai, pemahaman terhadap shio dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal nilai-nilai seperti keseimbangan, keharmonisan, dan refleksi diri yang diajarkan dalam budaya Tionghoa. Dengan demikian, shio tidak hanya dipandang sebagai simbol peruntungan, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya yang patut dilestarikan.
Memasuki Tahun Kuda Api 2026, Simbol Energi dan Perubahan
Memasuki Tahun Baru Imlek 2026, penanggalan Tionghoa menandai pergantian shio menjadi Shio Kuda dengan unsur Api. Tahun Kuda Api resmi dimulai pada perayaan Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari 2026 dan dipercaya membawa energi dinamis, keberanian, serta dorongan kuat untuk bergerak maju.
Dalam tradisi Tionghoa, Kuda melambangkan kebebasan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Sementara unsur Api mencerminkan antusiasme, keberanian, dan transformasi. Kombinasi keduanya sering diartikan sebagai tahun yang penuh momentum, perubahan cepat, dan peluang besar, namun juga menuntut kehati-hatian dalam mengambil keputusan.

Tahun Kuda Api biasanya identik dengan situasi yang bergerak cepat, baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, maupun dunia usaha. Mereka yang mampu beradaptasi dan berani mengambil langkah strategis dinilai akan lebih mudah memanfaatkan peluang yang muncul.
Secara umum, tahun ini dianggap membawa keberuntungan bagi shio-shio yang selaras dengan elemen Api dan sifat aktif, seperti Macan, Kambing, dan Anjing. Sementara shio yang cenderung berlawanan disarankan untuk lebih berhati-hati, terutama dalam hal keuangan, emosi, dan hubungan kerja.
Meski demikian, para tokoh budaya mengingatkan bahwa shio sebaiknya tidak dimaknai sebagai ramalan mutlak. Shio lebih tepat dipahami sebagai panduan refleksi diri dan warisan budaya, yang mengajarkan keseimbangan antara usaha, waktu, dan sikap hidup. (Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar