SinemArt Hadirkan Bertaut Rindu, Film Magnus & Jovanka, Cinta dalam Dua Dunia
- analisapost

- 4 Jul
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | SinemArt kembali meramaikan industri perfilman Indonesia dengan menghadirkan karya drama remaja terbaru berjudul Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan.

Disutradarai oleh Rako Prijanto dan ditulis oleh Lintang Pramudya Wardhani, Bertaut Rindu tidak hanya menyajikan kisah cinta remaja, tetapi juga menggambarkan pergulatan batin antara keinginan pribadi dan ekspektasi orang tua, dibintangi Adhisty Zara sebagai Jovanka dan Ari Irham sebagai Magnus.
Melalui trailer perdana yang digelar XXI Royal Plaza Surabaya, Jumat (4/7/2025), penonton diajak menyelami dinamika hubungan dua tokoh utama dalam menghadapi tekanan hidup dari berbagai sisi.
Magnus dan Jovanka duduk saling berhadapan, dikelilingi sketsa-sketsa karya mereka. Meski secara fisik berdekatan, sorot mata keduanya menyiratkan banyak hal yang belum terungkap.
Dalam film ini memperkenalkan sosok Magnus, siswa SMA pendiam yang sebenarnya diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB), namun dipaksa orang tuanya melanjutkan kuliah di luar negeri dengan jurusan yang tidak ia minati.
Sementara itu, Jovanka digambarkan sebagai remaja ceria yang menyimpan luka batin, namun hadir sebagai penyemangat dalam hidup Magnus.
“Aku berharap bisa ngasih kamu sedikit terang biar kamu bisa lihat apa yang aku lihat,” ucap Jovanka dalam cuplikan trailer, menandai kedekatan emosional yang kuat antara dua karakter utama.
Menurut sang sutradara, Bertaut Rindu bukan sekadar kisah coming-of-age biasa. Film ini ingin menyuarakan pentingnya keberanian untuk mempercayai diri sendiri di tengah tekanan sosial dan keluarga.
Adhisty Zara mengungkapkan, banyak remaja yang mimpinya tidak kandas karena kegagalan, melainkan karena tekanan dari orang tua. “Jovanka melihat itu dari Magnus,” ujarnya.
Film ini juga diperkuat oleh lagu tema berjudul Seiring, dinyanyikan oleh Jasmine Nadya. Lagu tersebut menggambarkan hubungan kompleks antara orang tua dan anak. “Liriknya seperti cermin: kadang kita tidak sejalan, tapi tetap berjalan berdampingan,” kata Denny Indrajaya, salah satu pencipta lagu.
Produser Bertaut Rindu, MGS. Fahry Fachrudin, berharap film ini dapat menjadi medium dialog antar generasi.
“Kami ingin orang tua lebih mau mendengar, dan anak muda tahu bahwa mereka tidak sendirian. Mimpi bukan hanya soal restu, tapi juga keberanian untuk mempercayai diri sendiri,” ujarnya.
Bertaut Rindu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 31 Juli 2025 dan berpotensi menjadi salah satu film drama remaja paling menyentuh tahun ini. Informasi terbaru seputar film ini dapat diikuti melalui akun Instagram @bertautrindu_movie dan @sinemart_movie. (Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar