top of page

Sreening Film Panggil Aku Ayah, Bawa Warga Surabaya Banjir Air Mata

Diperbarui: 4 Agu

SURABAYA - analisapost.com | Film "Panggil Aku Ayah" siap tayang di jaringan bioskop seluruh Indonesia mulai 7 Agustus 2025 dan menyapa penonton melalui spesial screening serentak di 25 kota di Indonesia antara lain Jakarta, Tangerang, Bogor, Yogyakarta, Solo, Cirebon, Surabaya, Lampung, Makassar, Pontianak, hingga Ambon..

Antusiasme penonton terlihat jelas dalam acara yang berlangsung Minggu (3/8/25) di XXI Grand City Mall Surabaya
Antusiasme penonton terlihat jelas dalam acara yang berlangsung Minggu (3/8/25) di XXI Tunjungan Plaza Surabaya (Foto: Div)

Antusiasme penonton terlihat jelas dalam acara yang berlangsung Minggu (3/8/25) di XXI Tunjungan Plaza Surabaya, yang dipenuhi penonton dari berbagai kalangan, banyak di antaranya datang bersama keluarga.


Tak pelak, film garapan Visinema Studios sukses membuat penonton banjir air mata saat menyaksikan screening film itu. Bioskop yang penuh dengan penonton dibuat terkesima dengan akting Ringgo Agus Rahman yang berperan sebagai Mang Dedi Kosasih.


Ceritanya berpusat pada dua penagih utang yang terbiasa hidup keras, namun harus mengasuh seorang gadis kecil, Intan, yang dijadikan jaminan utang oleh ibunya.


Awalnya dianggap sebagai beban, kehadiran Intan justru membuka hati kedua pria tersebut. Hubungan yang semula kaku dan canggung perlahan berubah menjadi kedekatan yang penuh makna, memperlihatkan bahwa keluarga bisa terbentuk dari siapa saja, bukan semata dari garis keturunan.


Meski tidak memiliki hubungan darah, kisah Mang Dedi dan Intan tumbuh menjadi cerita keluarga yang hangat dan menyentuh. Bersamaan dengan trailer, poster kedua film ini juga dirilis, menampilkan potret keluarga yang memperlihatkan kedekatan emosional antara Rossa (diperankan Sita Nursanti) dan Intan dewasa.

 Deddy Adriato, Ketua Walubi Surabaya
 Deddy Adriato, Ketua Walubi Surabaya (Foto: Div)

Film ini disutradarai oleh Benni Setiawan, diproduseri oleh Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari, serta melibatkan Justin Kim dari CJ ENM, menjadikannya bagian dari kolaborasi strategis antara industri film Indonesia dan Korea Selatan.


Salah satu penonton, Deddy Adriato, Ketua Walubi Surabaya yang hadir dalam screening film Panggil Aku Ayah di Tunjungan Plaza di Surabaya menyebut film bukan sekadar pengulangan belaka.


"Menjadi ayah tidak mudah, penuh tantangan. Film ini ingin menunjukkan bahwa keluarga tidak selalu terbentuk dari darah, tapi dari pilihan, kedekatan, dan rasa ingin melindungi. Berharap film ini bisa menyentuh hati penonton dan membawa pulang pesan kasih sayang bisa datang dari tempat yang paling tidak terduga," ujar Deddy kepada awak media AnalisaPost.


"Kadang, keluarga tak datang dari darah tapi dari perjalanan bersama. ‘Panggil Aku Ayah’ akan mengajakmu tertawa, menangis, dan pulang membawa harapan. Film ini akan tayang 7 Agustus 2025, jadi siap-siap bawa tisu yang banyak," tutupnya sambil tertawa mengakhiri pembicaraan sore itu.(Che/Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya