top of page

Warung Bagejo Hadirkan Sensasi Kuliner Pedas Ala Manado

SURABAYA - analisapost.com | Manado, kota yang terletak di ujung Utara Sulawesi, tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga kekayaan kuliner yang menggugah selera. Masakan Manado dikenal dengan cita rasanya yang kaya rempah dan pedas, serta bahan-bahan segar dari laut.

Ayam bumbu RW dengan cita rasanya yang kaya rempah dan pedas
Ayam bumbu RW dengan cita rasanya yang kaya rempah dan pedas (Foto: Div)

Bagi yang mencari sarapan atau santapan mengenyangkan bercita rasa khas Manado, Warung Bagejo dengan nuansa vintage. Terlihat jadul, menggunakan properti yang terlihat antik dan kombinasi warna bumi atau warna yang lembut ciri khas dari gaya vintage di Pasar Tunjungan lantai 2 bisa menjadi pilihan.


Warung ini menyajikan menu andalan nasi Ayam Bumbu Rintek Wuuk (RW), dan nasi Ayam Tinoransak hidangan khas Minahasa yang kaya rempah menghadirkan cita rasa autentik menggugah selera dan Kopi Susu Asoy.


Ayam Bumbu RW dimasak dengan racikan rempah pilihan seperti serai, lengkuas, daun jeruk, hingga cabai rawit. Proses memasaknya membutuhkan waktu lama agar bumbu benar-benar meresap, menghasilkan tekstur daging yang empuk sekaligus rasa pedas gurih yang kuat.


Valdi, owner dari Warung Bagejo, menegaskan sebagian bahan bumbu RW masih didatangkan langsung dari Manado. "Kami ingin menjaga keaslian rasa. Karena itu, beberapa bahan tetap kami ambil dari Manado," kata Valdi kepada AnalisaPost, Jumat (21/8/2025).


Menurutnya, menu ini menjadi favorit pelanggan karena rasanya unik dan berbeda dari olahan ayam pada umumnya. "Kaya rempah, kuat, dan cocok dinikmati dengan nasi hangat. Banyak yang mencarinya karena dianggap istimewa," tambahnya.


Dalam bahasa Minahasa, ā€œRintek Wuukā€ berarti bulu halus. Nama itu merepresentasikan bumbu rempah yang digunakan, yang terkenal kaya aroma serta menghadirkan sensasi berbeda dibanding racikan lain.

Valdi, owner Warung Bagejo yang bernuansa vintage
Valdi, owner Warung Bagejo yang bernuansa vintage (Foto: Div)

Tak hanya soal rasa, Ayam Bumbu RW juga dianggap simbol kekayaan kuliner lokal Indonesia yang bertahan di tengah gempuran makanan modern. Bagi sebagian penikmat kuliner, hidangan ini tak sekadar mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya lewat cita rasa tradisional.


Warung Bagejo berharap dapat memperkenalkan keragaman kuliner Nusantara sekaligus mendekatkan masyarakat pada tradisi kuliner Minahasa. Menu Ayam Bumbu RW dapat dinikmati dengan harga terjangkau, porsinya pun cukup mengenyangkan, cocok disantap bersama keluarga maupun teman saat makan siang atau malam. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya