top of page

Women's Week Tampilkan Batik Motif Suroboyo

Diperbarui: 5 Okt 2022

SURABAYA - analisapost.com | Bertepatan dengan Hari Batik Nasional Gelaran Women's Week kembali dilaksanakan mulai tanggal 29 September hingga 2 Oktober di Grand City Mall Surabaya dengan tema "Food Fashion Fiestas", sebuah tema yang hadir atas kebutuhan pengerajin Food dan Fashion produk yang sempat terimbas selama pandemi.

Batik motif Suroboyo yang memiliki corak khas, yaitu ikan Suro Boyo dan Tugu Pahlawan (Foto: Istimewa)

Ini merupakan sebuah kegiatan dari UMKM dan untuk UKM seperti batik, aksesoris, hingga makanan yang ditampilkan Women's Week tahun ini.


Tak hanya itu, tampak terlihat sebuah spot jalanan ditengah-tengah Mall Grand City menyerupai Citayam Fashion Week. Para designer mengangkat karya berbahan Batik menjadi aneka busana yang indah dan menawan.


Salah satunya karya Novita Rahayu Purwaningsih dengan brand BYVIRA. Ia seorang designer Jawa Timur yang tergabung di PERSANA (Persatuan Pengusaha Busana) Korda Surabaya.


Dalam gelaran Women’s Week 2022 ia mengeluarkan 4 rancangan busana dress dengan bahan kombinasi kain batik dan katun polos model jumpsuit. Warna hijau dikombinasi dengan kain batik motif Suroboyo yang memiliki corak khas, yaitu ikan Suro Boyo dan Tugu Pahlawan.


Warna hijau dipilih Vira, sapaan akrab Novita Rahayu Purwaningsih dilatar belakangi inspirasi akan Kebersihan dan Keindahan Taman di Kota Surabaya yang sangat terkenal dan memukau wisatawan yang berkunjung ke Kota Surabaya.


Vira yang juga sebagai pelaku UMKM di Kota Pahlawan berharap dengan gelaran ini mampu membangkitkan pelaku UMKM untuk terus bangkit dan berkarya demi pemulihan dan peningkatan ekonomi.

Novita Rahayu Purwaningsih salah satu disainer yang mendapatkan beasiswa Sekolah Tata Busana dari Walikota Surabaya saat Tri Rishmaharini menjabat. (Foto: Istimewa)

Vira salah satu UMKM di kota Surabaya boleh dikatakan cukup beruntung karena pernah mendapatkan beasiswa Sekolah Tata Busana dari Walikota Surabaya kala itu Dr. (HC) Ir. Tri Rismaharini, MT.


Semua karya Vira di desain dan di jahit sendiri. Bakat keterampilannya ia dapatkan dari Ibunya yang juga seorang penjahit serta selama ia menempuh pendidikan di Sekolah Tata Busana kurang lebih 1,5 tahun.


Saat ini Vira juga tercatat sebagai Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPP IFTA (Indonesian Fighter Tourism Association ) JELAJAH INDONESIA aktif mendorong dan memperkenalkan Kampung atau Desa Wisata di Indonesia sebagai Destinasi Wisata terintegrasi dengan UMKM untuk terus bersinergi dan berkolaborasi melalui Gerakan Ekonomi Kreatif.


Kegiatan ini diharapkan mampu memahami dan mewadahi kebutuhan penggiat UMKM dan UKM, berharap Women's week bisa memberikan semangat bagi teman-teman wirausaha dan menjadi penggerak perekonomian.(Dna)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com

99 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

コメント


bottom of page