Anjing Sahabat Manusia Tidak Layak Di Konsumsi

SURABAYA - analisapost.com | Anjing hewan satu ini merupakan hewan yang banyak dipilih untuk menjadi peliharaan. Anjing sering digunakan untuk membantu di dunia kepolisian. Sebagai sahabat manusia, kita dapat banyak belajar dari prilaku, kepribadian, sikap yang paling penting setia. Selasa (03/08/22)

Anjing rela memberikan kesetiaan hingga akhir nafasnya. Dia akan setia menyambut majikannya, setia menemani saat anda mengalamihari yang sangat buruk dan tidak pernah menghakimi kalian.


Diluar negeri binatang ini sangat dihargai. Anjing tidak dianggap sebagai makanan tetapi teman. Makan daging anjing tak pernah terpikir dalam benak mereka dianggap sebagai kebiasaan tercela. Anjing lebih dianggap sebagai teman berburu.


Bagaimana jika kita mengetahui ada warga yang menjadikan anjing sebagai makanannya. tentu para aktivis pencinta binatang mengecam tindakan tersebut karena anjing dianggap sebagai hewan peliharaan, bukan sumber makanan.


Seperti yang sempat fenomal di rumah jagal anjing daerah Sumur Welut, Pesapen IV Lakasantri Surabaya membuktikan kekejaman mereka pada hewan tersebut.


Rumah jagal Pesapen itu bukti nyata ternyata jual beli anjing itu banyak penikmatnya. Alasannya dagingnya sebagai teman minuman keras. Dengan diketahuinya hal tersebut, wajar para pecinta satwa melaporkan ke pihak berwajib. Apa pun alasannya tidak di benarkan.


Akibat adanya laporan dari warga tersebu, Walikota Eri Cahyadi menyampaikan segera bertindak dan mengatakan,"Kami sudah bekerja sama dengan polrestabes terkait kasus jagal anjing. Dalam hal ini melanggar PP nomor 95 tahun 2019." ujarnya


"Apabila ada rumah jagal anjing maka hal itu tidak sesuai aturan. Selain itu juga menganggu ketertiban masysrakat sekitar. Jagal hewan hanya di perbolehkan di rumah pemotongan hewan". Tegasnya.


Sebelumnya sempat heboh rumah jagal anjing yang di gerebek oleh pihak kepolisian. Dari informasi yang didapat awak media Analisa Post, berawal saat komunitas pecinta satwa Animals Hope Centre, Christian Joshua Pale mendapat informasi dari followernya dimedsos.


Lokasinya sendiri berada di jalan Pesapen Sumur Welut dan sudah beroperasi cukup lama. Selanjutnyadi lakukan di investigas kurang lebih seminggu.


Setelah ketemu tempatnya selanjutnya Joshua berpura pura menjadi pembeli olahan daging anjing. Dari situ di ketahui harga jualnya Rp. 25.000 perkilogramnya.


"Saya menyamar menjadi pembeli. Setelah memastikan alamatnya baru melaporkan ke polsek lakasantri dan di teruskan ke polrestabes Surabaya." katanya


Di harapkan adanya tindakan tegas dari pihak terkait terhadap rumah jagal yang masih jual belikan anjing.(Che)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com

#rumahjagalanjing #sumurwelut #anjingsahabatmanusia

285 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua