BOR RSDL Bangkalan Hanya 1,84 Persen, Jumlah Pasien Tinggal 7 Orang

BANGKALAN - analisapost.com | Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (RSDLB / RI-OTG Jatim) mendapatkan kunjungan dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., didampingi Asintel da Aster Kodam V/Brawijaya serta Dandim Bangkalan dan jajarannya.

Mereka disambut oleh Mayor Ckm Sumardi S.Kep., Ners. M.M., M.Kes., (Koordinator Pelayanan Penunjang Umum RSDLB), dr Yussika Fernanda (dokter), Insanul Mubarok, A.Md.Kep. dan Mohammad Fazry Amin, S.Kep. Ns. (perawat) Kalista Markus Ruwa, Amd.Kes. dan Maria Tersiana, Amd.Kes (analis) beserta nakes dan relawan lainnya.


Mayor Sumardi menjelaskan bahwa RSDLB memiliki 5 gedung (3 untuk pelayanan dan 2 disiagakan) yang dijadikan tempat isolasi dan perawatan pasien covid-19 untuk kategori tanpa gejala dan gejala ringan. Total kapasitas yang tersedia untuk saat ini sejumlah 380 bed. Kondisi ini dirasakan masih cukup untuk tempat isoter bagi warga Jatim yang terpapar covid-19. Selama reaktivasi sejak 8 Februari 2022 RSDL Bangkalan telah merawat sedikitnya 112 pasien covid-19.


Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. datang ke RSDL Bangkalan untuk memastikan dan memantabkan kesiapan Jatim dalam penanganan gelombang ketiga covid-19 di Jawa Timur. Saat Pangdam menanyakan kendala yang dihadapi RSDLB, dan disampaikan bahwa sebulan terakhir masalah pasokan aliran listrik dan pemadaman bergilir masih menjadi kendala.

Pangdam langsung memerintahkan salah satu asistennya berkoordinasi dengan instansi terkait (PLN) dan memastikan bahwa RSDLB untuk selanjutnya tidak kena pemadaman bergilir lagi. Selanjutnya Pangdam juga mengapresiasi seluruh kerja-kerja yang dilaksanakaan para nakes dan relawan RSDLB selama merawat pasien covid-19, mulai dari kedatangan hingga kesembuhan, bahkan pendampingan hingga memastikan mereka aman dan diterima kembali ke masyarkat.


Hal itu tentunya memberikan kontribusi bagi penanganan penderita covid-19 serta perkembangan positif kondisi kesehatan di Jawa Timur. “Tetap jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan dan berikan layanan terbaik buat semua pasien.” pesan Mayjen Nurchahyanto.


Sebelum kembali ke Kodam, Pangdam V/Brawijaya menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan seliuruh personil RSDL Bangkalan sebagai bentuk dukungan moril bagi mereka untuk tetap berkomitmen mendharma bhaktikan diri untuk kerja-kerja kemanusiaan. Para nakes dan relawan sangat senang dan bangga atas apresiasi dan dukungan dari Pangdam V. Mereka mengamini serta berterima kasih atas saran, arahan dan harapan untuk terus menjalankan tugas di RSDL Bangkalan hingga pandemi covid-19 dinyatakan selesai.


Ditempat yang sama Radian Jadid, Ketua Pelaksana Program Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC-RSDLB) menjelaskan bahwa hari ini Jumat 4 Maret 2022 RSDLB kembali melaksanakan wisuda sejumlah 2 orang (1 laki-laki dan 1 perempuan). Dengan demikian sudah 105 orang yang sembuh dan diwisuda semenjak reaktivasi.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini, dari total 112 pasien yang dirawat semenjak reaktivasi, kini tinggal 7 orang (2 laki-laki dan 5 perempuan) pasien covid-19 di RSDL Bangkalan. Dengan demikian Bed Occupancy Rate (BOR) RSDL Bangkalan hanya 1,84 persen. Selama beroperasi mulai Juli 2021, dari data relawan pendamping PPKPC-RSDLB sudah tercatat ada 900 pasien yang telah dirawat, 818 dinyatakan sembuh, 30 orang dirujuk, dan 43 orang melanjutkan isoman dan semuanya sembuh. Hingga saat ini belum ada kejadian kematian (angka kematian 0) di RSDLB.


"Semoga pasien yang tersisa segera menyusul untuk diwisuda, segera sembuh dan kembali ke keluarganya serta beraktifitas seperti sedia kala, dan tidak ada lagi pasien di RSDLB. Dengan kondisi yang sudah landai ini serta penerapan protokol kesehatan 6 M yang konsisten di masyarakat, menjadi indikator bagi upaya agar pandemi covid-19 segera berakhir." pungkas Jadid.(RJ/Dna)

168 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua