Cak Eri Menguatkan Semangat Gotong Royong Lewat Cara Berkurban

Diperbarui: 11 Jul

SURABAYA - analisapost.com | Hari ini umat muslim merayakan Idul Adha 1443H. Idul Adha adalah momentum bagi kita semua untuk menjadi pribadi dengan spiritual di wujudkan dalam sikap gotong royong dan suka membantu sesama seperti yang terlihat pada pagi ini di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Minggu (10/07/22)

Sapi Walikota Surabaya, Foto : Charles

Walikota menghimbau warga untuk mentaati aturan mengenai prosedur pemotongan hewan kurban. Pasalnya tahun ini agak berbeda dimana pandemi belum berlalu, ditambah lagi adanya wabah penyakit Mulut dan Kuku (PMK).


Tetapi RPH Pegirian melakukan aturan sangat ketat. Dimana pemotongan hewan diluar rumah potong harus dilakukan dengan persetujuan pemerintah. Oleh karena itu,RPH menetapkan sapi yang berasal dari luar kota Surabaya wajib menujukkan Surat Keterangan Sehat Hewan (SKKH) dari daerah asal.


RPH Pegirian sendiri pada hari raya ini melakukan pemotongan sekitar 70 ekor. Termasuk sapi Walikota Eri Cahyadi berikut Ketua DPRD Adi Sutarwijono.

Kader PDI Perjuangan bersama Walikota, Foto : Charles

Sebelum acara dimulai, cak Eri menyerahkan seekor sapi secara simbolis. Walikota secara seksama mengamati proses pemotongan hewan sapi. Nampak beberapa pengurus PDI Perjuangan ikut mendampingi.


Dari pantauan awak media Analisa Post, suasana begitu ramai tetapi tetap mematuhi prokes. Dalam hal ini PDI Perjuangan mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1443 Hijriah kepada umat islam yang merayakan.


PDI Perjuangan melakukan pemotongan di RPH yang berada dijalan Pegirian, sebanyak 11 hewan kurban.


Menurut Walikota Eri Cahyadi" kita bersyukur pelaksanaan kurban tahun ini bisa lebih baik. Jumlah sapi juga lebih banyak. Tahun depan harus lebih baik.


Pelaksanaan kurban ini untuk menguatkan jiwa pengorbanan termasuk perkuat gotong royong para kader PDI Perjuangan bersama masyarakat" terangnya.


Sedangkan penditribusian dilakukan secara gotong royong. Ucapkan terima kasih juga diberikan kepada Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang telah memberikan bantuan ribuan daun jati.


Yang berguna untuk membungkus daging sapi setelah dipotong potong. Selanjutnya dimasukan dibesek besek dan dibagikan ke 31 kecamatan.( Che)

324 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua