Di Balik Layar Cleopatra (1963)

Editor: Redaksi



Gerakan Sadar Sejarah (Sejarah Film)

Respect The Past – Create The Future

Oleh: Ns. PanjiKu

Cleopatra adalah film drama sejarah Amerika Serikat yang ditayangkan perdana di Rivoli Theatre di New York City pada 12 Juni 1963. Film Cleopatra (1963) yang dibintangi oleh Elizabeth Taylor ini merupakan hasil remake dari Film Cleopatra (1917), yang dibintangi Theda Bara.


Film yang disutradarai Joseph L. Mankiewicz diadaptasi dari novel karya Carlo Maria Franzero berjudul The Life and Times of Cleopatra pada 1957. Film ini mengisahkan tentang Cleopatra sebagai Ratu muda Mesir yang berjuang melawan ambisi kekaisaran Roma.


20th Century Fox yang memproduksi film ini hampir dibuat bangkrut karena menelan biaya produksi & pemasaran sekitar $44 juta. Hal itulah yang membuat film Cleopatra (1963) menjadi film termahal yang pernah dibuat hingga saat itu.


Selain menggaji sekitar 1.500 pemain figuran, biaya produksi yang sangat besar itu tak lepas dari kontrak gaji pemeran utama yang memecahkan rekor. Saat itu, Elizabeth Taylor yang dikontrak sebagai pemeran utama menandatangani nilai kontrak sebesar $ 1 juta.


Meski sempat merugi diawal produksi, film Cleopatra (1963) menjadi film terlaris pada tahun 1963 dengan pendapatan $57,8 juta untuk pasar AS & Kanada ditambah sekitar $40,3 juta untuk pasar dunia.


Prestasi lain film Cleopatra (1963) ini adalah keberhasilannya memenangkan 4 Piala Oscar dari 9 kategori yang dinominasikan, yaitu:

  1. Penyutradaraan seni terbaik (warna)

  2. Sinematografi terbaik (warna)

  3. Desain kostum terbaik (warna)

  4. Efek visual terbaik

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-50, film Cleopatra ini direstorasi kembali & ditayangkan pada pemutaran khusus di Festival Film Cannes pada 21 Mei 2013. Kehebohan film Cleopatra (1963) tidak hanya datang dari prestasi perfilman yang didapat, tetapi juga didapat dari skandal perselingkuhan yang melibatkan 2 pemeran utamanya. Elizabeth Taylor yang berperan sebagai Cleopatra dilaporkan telah berselingkuh dengan lawan mainnya, yaitu Richard Burton yang berperan sebagai Mark Antony.

Setelah bercerai dengan pasangan masing-masing, mereka menikah di Montreal-Kanada 15 Maret 1964 namun bercerai pada 1974. Setahun kemudian (10 Oktober 1975) mereka menikah lagi di Bostwana, Afrika.


Namun pernikahan ke-2 mereka hanya bertahan 9 bulan. Elizabeth akhirnya memutuskan untuk menikmati hidup sendiri setelah bercerai dengan Larry Fortensky (suami ke-7) yang dinikahinya pada 1991. Dari 7 mantan suaminya, Richard adalah cinta sejati Elizabeth demikian juga sebaliknya.


Elizabeth pernah menyebut Richard sebagai cinta abadi dalam hidupnya bahkan saat mereka telah berpisah. Beberapa saat sebelum meninggal, Richard masih menyempatkan menuliskan surat cinta terakhirnya untuk Elizabeth yang memohon diberikannya kesempatan dalam memperbaiki hubungan mereka.


Richard meninggal karena perdarahan otak pada 5 Agustus 1984 di usia 58 tahun. 26 tahun kemudian (23 Maret 2011) Elizabeth Taylor menyusulnya di usia 79 tahun dengan membawa serta surat cinta dari Richard Burton di dalam peti matinya.


Diluar dari kontroversinya, sosok Cleopatra selalu dikaitkan dengan pesona kecantikan & daya tarik seksual wanita dari waktu ke waktu. Dalam dunia perfilman, sosok Cleopatra pernah diperankan dalam berbagai jenis film oleh beberapa aktris menawan yang secara audiovisual dapat di akses pada link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=f2etgHo_dMQ



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com

#Cleopatra #TheLifeandTimesofCleopatra

211 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua