top of page

Dianggarkan 51 Milyard, Pemkab Bangkalan Gratiskan Pelayanan Kesehatan Hingga Keluar Daerah

BANGKALAN - analisapost.com | Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat terus melakukan terobosan inovasi saat ini diantaranya dengan melaunching program Universal Health Coverge (UHC) yang kini bisa diakses oleh Masyarakat Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur untuk mendapat pelayanan kesehatan baik di Bangkalan maupun saat diluar kabupaten.

Tepatnya pada hari, Selasa, (18/10/2022), bertempat di Pendopo Agung Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron telah meresmikan pelaksanaan pelayanan program UHC. Ra Latif mengatakan program UHC diperuntukan pada semua lapisan masyarakat Bangkalan. Baginya asal mereka terdaftar sebagai kepesertaan BPJS kelas III.


“Pelayanan kesehatan tidak memandang bulu, bisa menikmati layanan maksimal dan gratis,” kata R Abdul Latif menerangkan.


Program UHC tersebut sebab diyakini memberi banyak dampak positif sehingga Ra Latif berharap program UHC terus berlanjut dengan melakukan efisiensi anggaran dari berbagai sektor, Ia optimis pelayanan kesehatan pada masyarakat bisa terus ditingkatkan. “Kami (eksekutif) dan Legislatif telah sepakat menurunkan program yang dibutuhkan masyarakat,” kata R Abdul Latif dihadapan awak media.


Ra Latif mengungkapkan telah menyiapkan anggaran Rp 51 miliar untuk realisasi program UHC hingga akhir tahun 2022. Oleh karena itu, Ia meminta masyarakat menggunakan akses pelayanan gratis ini. “Kemarin ada salah satu warga Bangkalan mengalami kecelakaan bisa mengakses ini, pelayanan diterima oleh rumah sakit Gersik, itu biayanya gratis dan di cover pemerintah bangkalan,” terangnya.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Sudiyo pada momen peresmian program UHC itu mengaku bersyukur dengan mengatakan bahwa waktu yang dinanti-nanti sudah tiba yaitu jaminan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat Bangkalan.

“Dua bulan terakhir dikebut alhamdulilah selesai hari ini, 95,60 persen sudah tercover JKN KIS, dimana pelaksanaan UHC minimal 95 persen,” ujarnya mengungkapkan.


“Semua jenis pembiayaan yang berkenaan dengan Biakes Maskin resmi di hentikan,” ucapnya seraya mengakhiri sambutannya.


Senada dengan penyampaian Bupati Ra Latif dan Kadinkes Sudiyo itu, Kepala BPJS kesehatan Bangkalan Munakib mengaku bersukur dan berterima kasih kepada seluruh yang mendukung sehingga UHC bisa diterapkan di Kabupaten Bangkalan.


“Alhamdulilah respon bapak Bupati sangat luar biasa sehingga kabupaten Bangkalan resmi bisa menerapkan program UHC,” ucapnya pada saat memberikan sambutan.(MzL)

26 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
FLayer web.png
bottom of page