Dtik Art'22, Pagelaran Dan Pertunjukan Seni Yang Penuh Makna

SURABAYA - analisapost.com | Budaya diera digital ini hampir punah. Oleh karena itu kaum muda wajib untuk menjaga. Dan itu dibutuhkan kreatvitas yang tinggi. Ini terlihat pada kreasi yang ditunjukkan para mahasiswa Unesa melalui karya seni. Dtik Art kali ini menampilkan bintang tamu Endah Laras.

Paduan Suara Gita Primawisesa (Foto : Charles)

Pentas seni yang diadakan di Gedung Cak Durasim, Jln Genteng Surabaya.(2/6/22), dalam event itu tidak hanya dihadiri dosen dan mahasiswa tapi nampak pula masyarakat penggemar musik keroncong.


Gelaran ini dapat dikatakan sukses terbukti semua kursi tidak ada yang kosong. Kecintaan masyarakat Surabaya akan seni dan budaya tidak perlu diragukan lagi.


Sebelum acara dimulai Analisa Post sempat bertemu dengan pimpinan produksi mas Rama menyampaikan,agenda malam ini menampilkan pertujukan seni, drama, tari, dan musik. Jadi ini merupakan karya murni Sendratari mahasiswa Unesa.


Untuk konsep agak berbeda tahun ini dibanding dengan tahun sebelumnya. Dtik art ini sudah ada jaman dulu. Sebenarnya manajemen, karya produksi dari kakak tingkat yang mau tugas akhir. Bedanya kali ini kita mendatangkan Guest Star

Penampilan penyanyi Endah Laras Foto : Charles

Dengan tema "How Art You' dan itu plesetan dari How are You. Bagaimana kabarmu tetapi kalau diplesetkan menjadi Bagaimana kabar senimu sekarang. Atau masih mencari seni sesuai passionnya.


Targetnya acara berjalan dengan lancar dihadari tamu tamu undangan. Berharap kami bisa memberi impact dari kami sebagai panitia, jurusan, instansi maupun dari pihak pihak bisa memberikan manfaat buat masyarakat.


Sebelum penampilan Endah Laras penonton dapat menikmati Monolog Ma'Rifatul, Goong Prada Management, Gita Primawisesa, Unesa String Chamber, UKM KKM Tari Unesa, hingga Keroncong Swara Gansem Unesa.


Mereka semua menampilkan karyanya dari hati sehingga hasilnya luar biasa. Perlu diketahui semua yang ditampilkan punya makna terdalam.


Seperti Monolog Ma'Rifatul dimana dalam menjalani hidup bagi seorang perempuan tidak mudah. Dengan segala macam godaannya. Ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Intinya wanita itu jangan gantung.


Puncaknya dari pertunjukkan tersebut pastinya Endah Laras. Menyanyikan beberpa lagu diantaranya Semanggi Suroboyo.


Bu Endah menyampaikan " Kota Surabaya kayak rumah sendiri. Diera pak Rasiyo Kadindik Jatim dimana sering tampil bersama penampilan.wayang kulit.


Semejak pandemi belum pernah ke sini. Dan setelah pandemi baru sekarang. Endah sangat senang karena bisa kolaborasi bersama Swara Gandem.


Memang role model Keroncong itu diSolo. Tetapi melihat hari ini anak muda mampu memainkannya membuat saya jadi terharu.


Pesan Bu Endah, sudah seharusnya masyarakat mencintai budaya seumur hidup layaknya KTP juga berlaku seumur hidup." Pintanya. Diakhir acara penonton diajak nyanyi bareng lagu ayo nguyu.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com (Che )

#unesa #semangisuroboyo #SwaraGandem #UKM

#endahlaras #D'tikart22

292 tampilan0 komentar