Guru SMKN 3 Tanjab Timur Dikeroyok Murid, Berakhir Damai Lewat Mediasi
- analisapost

- 2 hari yang lalu
- 3 menit membaca
JAMBI - analisapost.com | Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang guru di SMKN 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, viral di media sosial. Rekaman berdurasi 3 menit 28 detik itu menampilkan situasi ricuh di lingkungan sekolah, bermula dari adu argumen antara guru dan sejumlah siswa hingga berujung kekerasan.

Dalam video tersebut terlihat seorang guru terlibat cekcok dengan muridnya. Beberapa siswa diduga terlibat langsung dalam pengeroyokan, sementara lainnya hanya menyaksikan kejadian yang membuat suasana sekolah menjadi gaduh.
Korban diketahui bernama Agus Saputra, guru bahasa Inggris di sekolah tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/1/2026)Ā sekitar pukul 09.00 WIB, saat proses belajar mengajar berlangsung.
Menurut Agus, kejadian bermula ketika seorang siswa menegurnya dengan kata-kata tidak sopan dari dalam kelas. Mendengar hal tersebut, ia masuk ke ruang kelas dan meminta siswa yang mengucapkan kalimat tersebut untuk mengaku.
"Dia menegur saya dengan kata-kata yang tidak pantas saat proses belajar. Ketika saya tanyakan, siswa itu mengaku dan justru menantang," ujar Agus, Rabu (14/1/2026).
Agus mengakui bahwa dirinya kemudian secara refleks menampar siswa tersebut satu kali. Insiden itu memicu ketegangan lanjutan hingga jam istirahat, bahkan berlanjut sampai sore hari.
Ia menyebut sempat dilakukan mediasi di lingkungan sekolah sebelum aksi pengeroyokan terjadi. Saat itu, Agus berada di kantor sekolah yang dilengkapi CCTV. Namun, situasi kembali memanas ketika ia diajak komite sekolah ke ruang kantor, dan di sanalah pengeroyokan oleh sejumlah siswa dari berbagai tingkat kelas terjadi.
"Ada yang merekam, videonya sekarang sudah viral. Bahkan ada yang membawa benda berbahaya,ā ungkapnya.
Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kasus pengeroyokan ini akhirnya diselesaikan melalui jalur damai. Belasan siswaĀ yang terlibat dijatuhi sanksi administratif berupa pembuatan surat pernyataan. Keputusan tersebut diambil melalui mediasi yang melibatkan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, kepolisian, camat, serta orang tua siswa.
Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade CandraĀ mengatakan para siswa telah menyadari kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban.
"Para pelaku telah mengakui perbuatannya, menyesal, dan membuat surat pernyataan sebagai bentuk tanggung jawab,ā ujar Ade Candra, Kamis (15/1/2026).
Surat pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk sanksi sekaligus upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Keputusan damai disebut merupakan hasil kesepakatan seluruh majelis guru yang mengedepankan pendekatan pembinaan dibandingkan proses hukum.
Dalam mediasi tersebut, Agus tidak dapat hadir karena masih menjalani perawatan mandiri di Kota Jambi. Pihak sekolah diwakili oleh Komite Sekolah.
"Guru korban menyatakan siap menerima keputusan terbaik dan membuka ruang perdamaian secara kekeluargaan," kata Kapolres.
Pihak kepolisian memastikan kondisi sekolah kini telah kembali kondusif. Aktivitas belajar mengajar berangsur normal dan tidak ditemukan konflik lanjutan.
Dinas Pendidikan Lakukan Pendalaman
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M UmarĀ memastikan pihaknya akan turun langsung ke sekolah untuk melakukan pendalaman kasus.
"Tim bidang GTK dan SMK akan turun ke SMKN 3 Tanjab Timur. Sekolah harus menjadi ruang aman, bukan arena konflik,ā tegasnya.
Ia menambahkan pembinaan akan diberikan kepada pihak-pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang. Koordinasi juga akan dilakukan dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi.
Nada keprihatinan turut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Provinsi Jambi, Harmonis. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan mendidik,ā ujarnya.
Usai kejadian tersebut, Agus Saputra juga telah melaporkan insiden itu ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan berharap ada penyelesaian yang adil serta menjadi pembelajaran bagi semua pihak. (Utm)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar