Hari Pertama PPKM, Surabaya Hening dan Sepi


Foto : Div

Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa dan Bali, tampak sejumlah kawasan di jalur protokol Kota Surabaya lengang tidak seperti hari biasanya. Kafe-kafe di sekitar Jalan Tunjungan juga tampak tutup. Meski ada beberapa yang buka, namun hanya melayani Delivery.


Di jalur protokol Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo tampak sepi dibanding hari biasa. Di trotoar Jalan Tunjungan, yang biasanya jadi salah satu tempat favorit tongkrongan anak muda, kini sepi. Kawasan Basuki Rahmat, Jalan Pemuda, Jalan Embong Malang, Surabaya tengah lenggang, justru di kawasan Ketintang, Sedati, arus kendaraan masih normal.

Foto : Div

Dari pantauan awak media Analisa Post, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 berhasil menjaring warga yang masih bandel buka warung tengah malam.


Warga yang terjaring rata-rata tidak mengikuti aturan PPKM dan tetap buka warung sampai malam.”Kalau jam segini sudah ditutup, kita makan apa? Sedangkan saya buka warung makan sore jam 6.” Ujar penjual nasi ayam


“Bagi yang ada duit, mereka bisa telp untuk pesan makanan. Tetapi bagi yang tidak punya uang, mau telp kemana?” Katanya kepada awak media Analisa Post saat di tanya tentang aturan yang belum dipatuhinya.

Foto : Div

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro darurat di Jawa dan Bali mulai diterapkan hari ini tanggal 03 Juli sampai 20 Juli 2021


Presiden memutuskan PPKM karena meningkatnya kasus positif Covid-19. Upaya ini di lakukan untuk penurunan terpaparnya Covid-19.(Dna/Che)


31 tampilan0 komentar