top of page

Indo-Jerman Dance Showcase, Tarik Banyak Respon Positif

Diperbarui: 3 Apr 2023

SURABAYA - analisapost.com | Dimar Dance Theatre (DDT) bekerjasama dengan Wisma Jerman berkolaborasi kebudayaan Indonesia -Jerman, dikemas dalam pertunjukan seni bertempat di Balai Budaya, jalan Gubernur Suryo Surabaya bertajuk "Indonesia-Jerman Dance Showcase", Sabtu (1/4/23).

Duet Jerman yang dramatis di tarikan kurang lebih satu jam dengan 7 penari dan 3 koreografer, (Foto: Ivan)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di wakilkan oleh Dr. Budiono dari Dinas Kebudaayaan mengapresiasi dan sangat mendukung acara tersebut yang di bacakan dalam suratnya. Ia berharap, kegiatan seperti ini akan terus berulang dan membawa nama baik kebudayaan, khususnya di Surabaya.


Sementara Mike Neuber, Direktur Wisma Jerman dalam sambutannya mengatakan, "dua karya yang di bawakan merupakan hasil kombinasi tari tradisional dan kontemporer mengandung nilai-nilai yang ditanamkan dalam masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, berharap bisa menjadi wadah untuk masyarakat," ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama Dhahana Adi, Cultural Program Assistent Wisma Jerman menyampaikan bahwa, "tarian ini didasari sebuah beban pikiran atau situasi dengan tekanan dari komentar dan omongan orang di sekitar tentang kita. Berharap pemerintah terus bisa memberikan fasilitas bagi penggiat seni," Jelasnya kepada awak media Analisa Post saat di konfirmasi.

Acara yang dimulai pada pukul 19.30 ini disambut sangat antusias oleh penonton. Dimar Dance Theatre (DDT) membawakan 2 karya yang pertama berjudul "Shadow of The Horse" di ambil dari kegelisahaan terlupakannya tradisi-tradisi yang hampir hilang.


Setelah itu masuk karya kedua yaitu "Nevermind" dibawakan oleh Martina Feiertag dan Stephanie Korner penari asal Jerman mampu membuat kombinasi terasa sempurna hingga penonton terkesima.


Pertunjukan Duet Jerman yang dramatis di tarikan kurang lebih satu jam dengan 7 penari dan 3 koreografer, Martina Feiertag dan Stephanie Korner dari Jerman dan Dian Bokir merupakan warga asli trenggalek jebolan Asian Got Talent Season 3 mendapat tepuk tangan yang meriah mampu mengundang gelak tawa penonton menjadi penutup pertunjukan malam itu. (Ivy/Dna)


Dapatkan update berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari analisapost.com

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page