top of page

Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara Resmi Dibentuk di Surabaya, Grace Evi Ekawati Jadi Ketua

SURABAYA - analisapost.com | Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara resmi dibentuk melalui rapat pembentukan struktur organisasi yang digelar di Hotel Kyrie, Jalan Ciliwung No. 8, Surabaya, pada Sabtu (7/3/26).

Ketua DPP Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati (tengah), memberikan keterangan kepada awak media usai rapat (Foto: Div)
Ketua DPP Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati (tengah), memberikan keterangan kepada awak media usai rapat (Foto: Div)

Pembentukan komite ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan wadah persatuan bagi berbagai suku dan etnis di Indonesia dalam memperkuat kebersamaan, persaudaraan, serta semangat persatuan di tengah keberagaman.


Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang dipaparkan oleh pendiri Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Donal Ariyanto Davidson Retta, AMd.Kep.


Pemaparan tersebut menjelaskan dasar pembentukan organisasi, visi dan misi, serta arah gerak komite dalam mempererat hubungan antar suku dan etnis di Nusantara.


Donal Ariyanto Davidson Retta mengatakan pembentukan komite ini dilandasi oleh semangat untuk menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, etnis, budaya, dan agama yang ada di Indonesia.


Menurutnya, keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang perlu dirawat melalui komunikasi, kebersamaan, dan kerja sama lintas budaya.


"Komite ini lahir dari semangat kebersamaan untuk merangkul seluruh suku dan etnis di Nusantara agar dapat saling mengenal, saling menghormati, dan berjalan bersama dalam semangat persatuan. Kami berharap wadah ini dapat menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,ā€ ujar David kepada awak media AnalisaPost.


Ia juga menambahkan bahwa organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk mendorong kegiatan sosial, budaya, serta pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif bagi bangsa.


Melalui musyawarah bersama, rapat menetapkan Grace Evi Ekawati, S.E., S.H., M.Hum. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara. Perempuan yang akrab disapa Mama Evi itu dipercaya memimpin dan menggerakkan organisasi dalam mewujudkan persatuan lintas suku dan etnis di Indonesia.

Pendiri Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Donal Ariyanto Davidson Retta, AMd.Kep (Kiri), Anggota DPRD Yordan M. Batara Goa, S.T., M.Si. Ketua Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati (kanan)
Pendiri Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Donal Ariyanto Davidson Retta, AMd.Kep (Kiri), Anggota DPRD Yordan M. Batara Goa, S.T., M.Si. Ketua Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati (kanan) (Foto: Div)

Grace Evi Ekawati mengatakan bahwa organisasi tersebut lahir dari kepedulian untuk menyatukan berbagai kelompok etnis agar dapat hidup rukun, saling mengenal budaya masing-masing, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


"Organisasi ini dibentuk dari kepedulian terhadap masyarakat. Kami ingin menyatukan berbagai etnis agar dapat hidup berdampingan secara harmonis dan memberikan kebaikan bagi banyak orang,ā€ ujarnya.


Ia menambahkan, salah satu agenda yang tengah direncanakan adalah kegiatan kebudayaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kembali seni dan budaya daerah kepada generasi muda.


Menurut Grace, saat ini banyak generasi muda yang mulai tidak mengenal kesenian maupun permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan budaya tersebut, komite berharap nilai nasionalisme dapat kembali ditanamkan kepada generasi muda.


Selain menjadi ruang silaturahmi antar-etnis, komite ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Rapat pembentukan organisasi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan acara berbuka puasa bersama serta perayaan Imlek sebagai simbol keharmonisan dan toleransi antar suku, etnis, budaya, dan agama di Indonesia.


Sebagai bentuk komitmen bersama, para peserta juga merencanakan penandatanganan ikrar bersama yang menjadi simbol dukungan terhadap keberadaan serta penguatan organisasi tersebut.


Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi A, Yordan M. Batara Goa, S.T., M.Si., serta para Ketua DPD Perkumpulan Flobamora Indonesia Berkarya wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik beserta anggota.


Hadir pula perwakilan berbagai suku dan etnis di Nusantara, di antaranya dari Bali, Jawa, Minahasa, Toraja, Nias, Maluku, Batak, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah etnis lainnya.


Yordan M. Batara Goa menyambut baik pembentukan Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut menunjukkan keinginan masyarakat untuk hidup dalam suasana damai, rukun, dan penuh kebersamaan.

Ketua Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati
Ketua Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara, Grace Evi Ekawati,Ā S.E., S.H., M.Hum (Foto: Div)

ā€œPerbedaan suku dan etnis bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang harus dimanfaatkan untuk membangun bangsa. Jika dikelola dengan baik, keberagaman ini dapat menjadi modal besar untuk kemajuan daerah maupun nasional,ā€ ujarnya.


Ia berharap komite tersebut dapat menjalankan berbagai kegiatan yang mempererat persaudaraan antar-etnis sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat.


Melalui terbentuknya organisasi ini, Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara yang mengusung motto ā€œBersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Persatuanā€Ā serta ā€œSatu Hati, Satu Tujuan, Satu Nusantaraā€Ā diharapkan mampu menjadi jembatan persaudaraan lintas suku dan etnis serta memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan masyarakat Indonesia. (Dna/Che)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya