top of page

Mercure Surabaya Grand Mirama dan Positive Community Hadirkan Kebahagiaan bagi 500 Anak Yatim

Diperbarui: 11 jam yang lalu

SURABAYA - analisapost.com | Sebanyak 500 anak yatim piatu, dhuafa, dan penghafal Al-Qur’an dari wilayah Surabaya Raya mengikuti kegiatan santunan dan buka puasa bersama bertajuk “Miracle of Ramadan” di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Minggu (8/3/26).

Mercure Surabaya Grand Mirama dan Positive Community Hadirkan Kebahagiaan bagi 500 Anak Yatim
Mercure Surabaya Grand Mirama dan Positive Community Hadirkan Kebahagiaan bagi 500 Anak Yatim

Kegiatan sosial ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan sekaligus mempererat kepedulian sosial berbagai komunitas dan lembaga.


Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Positive Community, Yayasan Baitul Maal Griya Qur'an, dan manajemen Mercure Hotels, dengan dukungan sponsor dari Mitsubishi XCross.id, Biro Perjalanan Wisata dan Meet Up Car Community (MUCC)


Para peserta berasal dari sejumlah daerah di Surabaya Raya, yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Bangkalan.


Ketua Positive Community sekaligus sie penyelenggara kegiatan, Umi Diaz, mengatakan bahwa program Miracle of Ramadan telah dilaksanakan secara konsisten selama enam tahun terakhir.


“Ini adalah acara Miracle of Ramadan dari Positive Community dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-6. Kami mengajak 500 anak yatim dan penghafal Al-Qur’an untuk dimuliakan dan dibahagiakan melalui kegiatan santunan serta berbagai hiburan,” ujar Umi Diaz saat ditemui di sela kegiatan.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan santunan, tetapi juga berbagai hiburan yang dirancang untuk memberikan keceriaan bagi anak-anak selama Ramadan. Beberapa penampilan yang ditampilkan antara lain pertunjukan barongsai, pencak silat, serta badut.


“Insya Allah tujuan kami hanya ingin membahagiakan mereka. Dari kebahagiaan anak-anak ini, kami berharap doa-doa yang mereka panjatkan dapat membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.


Umi Diaz menjelaskan, jumlah peserta kegiatan ini terus meningkat setiap tahun. Program tersebut pertama kali digelar pada masa awal pandemi COVID-19 dengan sekitar 30 anak. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 100, 200, 300, hingga mencapai 500 anak pada tahun 2026.


“Jika pada tahun sebelumnya hanya melibatkan anak yatim piatu, pada tahun ini cakupannya diperluas dengan melibatkan yatim dhuafa serta para penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.


Selain santunan, para peserta juga menerima berbagai bantuan perlengkapan, termasuk tas ransel yang diharapkan dapat dimanfaatkan saat memasuki tahun ajaran baru.


“Kami juga ingin menanamkan nilai keberagaman, saling menghormati dan menyayangi antar anak bangsa, dengan tetap teguh pada koridor dan batasan akidah agama masing-masing,” terang Umi Diaz.


Menariknya, seluruh anak yang mengikuti kegiatan ini dijemput langsung oleh relawan dari berbagai komunitas mobil yang berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.

Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam acara “Miracle of Ramadan
Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam acara “Miracle of Ramadan

“Kami didukung oleh komunitas mobil yang membantu menjemput dan mengantar anak-anak dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Bangkalan,” katanya.


Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama, Sugito Adhi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi sosial antara pihak hotel dengan komunitas.


“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang kami lakukan bersama Positive Community. Bahkan sebelum pandemi, acara seperti ini bisa menghadirkan hingga seribu anak,” ujarnya.


Ia mengungkapkan bahwa pihak hotel memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, termasuk menyediakan lokasi acara tanpa memungut biaya.


“Kami memberikan tempat untuk kegiatan ini tanpa biaya sebagai bentuk kolaborasi dan kontribusi sosial. Harapannya, hotel tidak hanya menjadi tempat bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.


Adhi menambahkan, konsep kegiatan setiap tahun selalu dibuat berbeda agar anak-anak merasa terhibur selama mengikuti rangkaian acara Ramadan.


“Setiap tahun konsepnya selalu ada variasi. Tahun ini misalnya ada pertunjukan barongsai, yang jarang ditemui di acara Ramadan. Tujuannya agar anak-anak semakin senang dan terhibur,” imbuhnya.


Kegiatan yang digelar di Grand Ballroom Mercure Surabaya Grand Mirama ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB. Anak-anak disambut oleh manajemen hotel, tim Positive Community, serta relawan dari berbagai komunitas yang turut mendukung jalannya acara.


Rangkaian kegiatan diawali dengan hiburan interaktif seperti pertunjukan badut dan aksi sulap yang mengundang antusiasme anak-anak. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan barongsai yang enerjik dan disambut sorak sorai para peserta.


Memasuki sesi utama, santunan diberikan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol kepedulian sekaligus dukungan bagi mereka.


Sugito Adhi mengatakan, kegiatan ini merupakan tahun kelima Mercure Surabaya Grand Mirama berkolaborasi dengan Positive Community dalam penyelenggaraan buka puasa bersama anak yatim.


“Melalui tema ‘Miracle of Ramadan’, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna bagi anak-anak yang hadir. Ini adalah tahun kelima kami bersama Positive Community dalam menyelenggarakan kegiatan berbuka puasa bersama,” ujar Adhi.


Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dengan dukungan berbagai komunitas dan relawan.


Kegiatan sosial tersebut juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Hal itu disampaikan oleh perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Timur, Moh. Arwani.


“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menggelar santunan dan buka bersama bagi 500 adik-adik yatim dan penghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini sangat luar biasa dan patut didukung,” ucap Arwani.


Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya membantu meringankan beban anak-anak yatim, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial yang dianjurkan dalam ajaran Islam.


“Harapannya kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara istiqamah dan menjadi inspirasi bagi lembaga maupun komunitas lain untuk melakukan hal yang sama,” pungkasnya.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya, Syaiful Bachri dan Ketua Positive Community sekaligus sie penyelenggara kegiatan, Umi Diaz
Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya, Syaiful Bachri dan Ketua Positive Community sekaligus sie penyelenggara kegiatan, Umi Diaz

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya, Syaiful Bachri. Ia menilai konsistensi kegiatan yang telah memasuki tahun ke-6 merupakan hal yang patut diapresiasi.


“Kegiatan yang sudah memasuki tahun ke-6 tidak mudah dalam menjaga konsistensi yang dilakukan oleh sobat Positive Community. PC dapat mensinergikan dan berjejaring dengan puluhan komunitas yang peduli kepada anak yatim dan penghafal Al-Qur’an di Surabaya dan sekitarnya dalam giat MOR 2026,” ujar Syaiful Bachri.


Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan penghafal Al-Qur’an tidak seharusnya hanya diberikan pada bulan Ramadan saja.


“Kita perlu mengembangkan anak-anak sesuai bakat dan minat sehingga kita dapat membuat Yatim Berkarya, Yatim Berdaya,” tutupnya.


Melalui kegiatan bertajuk “Miracle of Ramadan”, Mercure Surabaya Grand Mirama bersama Positive Community berharap kolaborasi sosial ini dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya