top of page

Jembrana Merah, Goyang Bersama Bagus Wirata

Diperbarui: 30 Jan

BALI - analisapost.com | Ribuan pendukung Ganjar-Mahfud memadati lapangan Pergung Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali untuk menghadiri Konser bertajuk "Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024" dan Fun Walk. Acara yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 27-28 Januari 2024 disambut meriah oleh para relawan.

Jembrana Merah Bergoyang Ditemani Bagus Wirata
Jembrana Merah Bergoyang Ditemani Bagus Wirata (Foto: Div)

Hujan sempat mengguyur lapangan Pergung di Kecamatan Mendoyo hari Sabtu (27/1/24), tidak membuat puluhan ribu masyarakat Jembrana patah semangat untuk hadir bersama musisi dan grup band lokal Bali, seperti Lolot, Bayu KW, Joni Agung & Double T, Yong Sagita, Jun Bintang dan Leeyong Sinatra dengan memekikkan Ganjar-Mahfud.


Kondisi yang sama juga terlihat pada Hari Minggu (28/1/24) dalam acara Creative Fun Walk sepanjang 1,3 Km dimulai sekitar pukul 06.00-09.00 WITA, di buka langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster,M.M.


Wayan Koster memimpin langsung Creative Fun Walk Kabupaten Jembrana di dampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jembrana, I Made Kembang Hartawan.


Hal tersebut terpantau awak media AnalisaPost, adanya Ganjaris yang datang berbondong-bondong menggunakan kaos Ganjar-Mahfud bernomor 3 dengan berbagai ragam penuh kegembiraan.


Usai kegiatan, warga masih rela menanti door prize yang di hibur oleh Bagus Wirata seorang musisi dari Buleleng Bali sambil bernyanyi diiringi salam metal tiga jari.


"Ini adalah hari kedua acara pesta rakyat yaitu Fun Walk. Tujuan acara ini dalam rangka untuk memenangan Ganjar-Mahfud,"ujar salah satu pengurus Partai PDIP Negara, Putu Arya kepada awak media AnalisaPost di sela-sela kegiatan.

Salah satu pengurus Partai PDIP Negara, Putu Arya
Salah satu pengurus Partai PDIP Negara, Putu Arya (Foto: Div)

"Kita disini mengandeng seluruh elemen masyarakat disamping partai pendukung yang di Inisiastor oleh PDIP Jembrana. Untuk suara di Jembrana ditargetkan kurang lebih 75%. Harapan terbesar pastinya Ganjar presiden serta minimal kita bertahan di 18 kursi," ungkapnya.


Sementara Bagus Wirata saat disinggung soal antusias massa, selaku musisi ia mengatakan sangat senang dan bahagia bahwa respon masyarakat Jembrana terhadap nomor 3 luar biasa.


"Saya berterima kasih kepada pendukung nomor 3 yang mengadakan kegiatan di Jembrana. Dumogi sami sehat rahayu (semoga semua sehat dan selamat) dan pendukung nomor 3 semakin solid. Acaranya keren dan luar biasa," ujar pria sederhana yang namanya semakin menanjak saat ia melakukan cover beberapa lagu di unggah ke Youtube.


"Walaupun hari ini cuacanya panas terik, mereka memang luar biasa ok banget pokoknya oa oe selalu aseek," ucapnya kepada awak media AnalisaPost sambil tersenyum.

Bagus Wirata seorang musisi dari Buleleng Bali
Bagus Wirata seorang musisi dari Buleleng Bali (Foto: Div)

Di kesempatan yang sama I Made Swastika (76) salah satu pendukung Ganjar-Mahfud yang ikut hadir dan bernyanyi juga menyampaikan rasa bahagia.


"Tiyang dulu anak ranting, Tiyang uli Pasaton di gunung rauh meriki (saya dulu anak ranting, saya datang dari Pasaton dari gunung turun datang kesini) ingin ikut memenangkan Ganjar-Mahfud," ceritanya.


"Tiyang meriki sareng semeton akeh. Sami ingin melihat Ganjar-Mahfud. Dumigi ide mekayun rauh meriki. Lamun rauh meriki tiyang jeg pasti sampun meriki ten peduli joh. (Saya kesini bersama keluarga besar dan teman-teman. Semua ingin melihat Ganjar-Mahfud. Berharap beliaunya datang kesini. Kalau mereka hadir, saya pasti akan datang meskipun rumah saya jauh di gunung, saya tidak peduli seberapa jauh)," ungkapnya sambil menangis.


Pria tua ini menagis berharap bisa bertemu dengan presiden yang bisa memimpin negara dengan baik. Ia berharap meskipun mereka terlahir sebagai orang desa, tetapi mereka faham mana orang-orang yang tulus dan tidak tulus.


"Lacur tiang ten medue tipi, tapi tiyang nak uning sire sane membela rakyat (miskin hidup saya, meskipun tidak mempunyai televisi, tetapi saya tau siapa yang bisa membela rakyat)," tutupnya mengakhiri.

I Made Swastika (76) salah satu pendukung Ganjar-Mahfud
I Made Swastika (76) salah satu pendukung Ganjar-Mahfud (Foto: Div)

Dari cerita-cerita pendukung, sahabat, relawan Ganjar-Mahfud telah dirasakan bahwa tahun politik sekarang tidaklah sehat berbeda dengan tahun politik sebelumnya. Meskipun banyak pendukung nomor 3 yang di intimidasi seperti saat mengajukan kegiatan di lapangan umum Negara, Bali terdapat intimidasi setiap melakukan kegiatan, tetapi hal tersebut tidak menyurut semangat apalagi koalisinya bersama rakyat.


Masyarakat sudah semakin cerdas dalam memilih pemerintah dan mereka akan tetap menunggu kehadiran Ganjar-mahfud yang diinfokan akan hadir di bulan februari 2024 sebelum pemilu. (Che/Dna)


Dapatkan berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari dan ikuti berita terbaru analisapost.com di Google News klik link ini jangan lupa di follow.

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page