top of page

Kementrian ATR/BPN dan UKWMS Percepat PTSL Tuntaskan Konflik

SURABAYA - analisapost.com | Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, Ph.D serta Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang , Ir. Herjon Pangabean, M.Si memberikan Kuliah Umum kepada mahasiswa Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) kampus Dinoyo, Selasa (21/3/23) dengan tema "Universitas Hadir Wujudkan Kesejahterahaan Melalui Pendaftaran Tanah" guna memberikan wawasan masalah pertanahan.

Penandatanganan MoU antara UKWMS dan Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Timur (Foto: Div)

Hadir dalam kuliah umum Kepala BPN Provinsi Jawa Timur, Ir H Jonahar,M.Ec. Sebelum memberikan kuliah umum Wamen mengadakan pertemuan dengan perwakilan kampus dan pembahasannya mengenai status tanah UKWMS suasana penuh keakraban. Usai perbincangan dilanjutkan dengan kuliah umum.


Sebagaimana diketahui tak jarang sengketa lahan tanah seringkali memicu terjadinya perseteruan di kalangan masyarakat, baik antar keluarga, juga antar pemangku kepentingan pengusaha, dan pemerintah. Hal itu membuktikan pentingnya sertifikat tanah yang dimiliki.


Lambatnya proses pembuatan sertifikat selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah. Untuk menaggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dilakukan serentak meliputi semua obyek pendaftaran tanah wilayah desa atau kelurahan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yaitu sandang, pangan dan papan.


Program tersebut di tuangkan dalam Peraturan menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018 yang disampaikan Raja Juli dalam pidatonya.

Rektor UKWMS, Drs.Kuncoro Foe,G.Dip.Sc.,Ph.D.,Apt. berikan cinderamata kepada Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, Ph.D (Foto: Div)

"Saya memberikan motivasi adik-adik mahasiswa agar bersama terlibat berpartisipasi dalam pendaftaran tanah. Pendaftaran tanah memiliki fungsi kepastian hukum sehingga konflik agraria akan berkurang yang kedua juga memiliki nilai ekonomi terbukti dari program PTSL yang kita laksanakan," ujar Politisi PSI ini saat memberi kuliah umum.


"Kami berharap dengan kolaborasi dari kampus secara konsep atau teknis turun kelapangan, entah itu Merdeka Belajar atau melalui KKN, kalian ikut menjaga tanah kita sehingga dapat membantu di masyarakat agar tidak ada lagi kasus kesalahpahaman mengenai kepemilikan tanah," tutup Raja.


Koordinator Program IBM-FB UKWMS, Dr.Wahyudi Wibowo mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjadi forum sosialisasi. Ia mengharap dengan program-program yang telah dilaksanakan kementerian ATR/BPN serta sinergi dengan kampus dapat menjangkau masyarakat yang luas khususnya pada program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda batas (GEMAPATAS) yang ditargetkan dapat mencangkup sebanyak 1 juta patok batas bidang tanah yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.


Dalam kesempatan yang sama saat Rektor UKWMS, Drs.Kuncoro Foe,G.Dip.Sc.,Ph.D.,Apt. dikonfirmasi, mengatakan dukungan penuh atas kerjasama yang dilakukan kementerian dan pihak kampus. Sehingga ia berharap dengan adanya sinergi ini dapat membantu masyarakat dan melancarkan program pemerintah.


"Dengan target yang ada, kementerian ATR/BPN bersinergi dengan perguruan tinggi diyakini dapat membantu pemasangan patok dan proses pengukuran di lapangan. Tentunya dengan kemitraan seperti ini, diyakini bahwa kesejahterahaan rakyat dapat meningkat karena kepastian hukum menjadi sesuatu yang hakiki," ungkapnya.


Usai kuliah umum, dilaksanakan pula penandatanganan MoU antara UKWMS dan Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Timur. Hal ini sebagai implementasi dukungan kampus bagi suksesnya pendaftaran aset lahan masyarakat. (Che/Dna)


Dapatkan update berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari analisapost.com

Comments


bottom of page