Lara Ati, Lokadrama Penuh Kisah Inspiratif

Diperbarui: 10 Sep


Editor: Divna Reporter: Charles


SURABAYA - analisapost.com | Film serial Lara Ati lokadrama bertema komedi dan mengangkat unsur Jawa Timur khususnya Surabaya dalam karyanya ini menceritakan tentang bagaimana Bayu Skak yang berperan sebagai Joko menghadapi sebuah kenyataan dimana sebenarnya ia tidak menyukai pekerjaannya, dan orang tuanya juga tidak mendukung mimpinya sebagai seorang desain.

Usai film Lara Ati di tayangkan, dilakukan sesi tanya jawab (Foto: Div)

Selain itu Joko juga ditinggal pacarnya Farah yang diperankan oleh Sahila Hisyam untuk bertunangan dengan pria lain.


Film Lara Ati dengan pemain yang anti meanstream yaitu Bayu Skak, Tatjana Saphira, Sahila Hisyam, Keisya Levronka, Dono Pradana, Ciccio Manassero, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Timo Sceunemann Syaharani dan Pemeran Pendukung Lainnya Cak Kartolo, Ning Tini, Eko Londo, Cak Sapari yang bertemakan komedi mengangkat unsur Jawa Timur dalam karyanya disiarkan setiap hari di Televisi Nasional SCTV setiap hari.


Tak cukup dengan lokadrama, Sinemart dan BASE entertaiment menghadirkan film Serial Lara Ati

digarap sebagai sajian film layar Lebar dan akan ditayangkan pada tanggal 15 September di seluruh bioskop Indonesia.

Foto bersama usai sesi tanya jawab (Foto: Div)

Saat diadakan Press Conference dan Press Screening yang di gelar XXI Grand City Mall Surabaya pada hari Kamis (8/9/22) menurut Shanty Harmayan,"Pada waktu berkolaborasi terlihat sudut pandang pemuda dengan kegelisahannya. Ada banyak elemen, ada unsur animasi dan banyak lagi eksplorasi kreativenya." Ujar produser Lara Ati yang disampaikan saat press conference usai film ditayangkan.


Sebuah karya Bayu Skak yang mempunyai pesan moral: Urip Lan Karep Ora Sedalan ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi kaum muda.


"Konten ini sangat sejati dengan unsur daerah yang belum pernah disajikan dan sangat original ala Bayu Skak." Imbuhnya


Sementara Tatjana Saphira mengatakan,"Untuk film ini, proses belajar bahasa Jawa 2 minggu. Setiap ada waktu, selama 5 hari belajar bahasa Jawa. Yang jelas Bayu asik diajak ngobrol." Papar wanita cantik pemeran Ayu ini.


"Dia mensuport kita para pemain salah satu yang menyenangkan adalah dapat main film di sini. Drama lokal yang luar biasa."jelasnya

Semua para jurnalis mendapat kesempatan nonton bareng (Foto: Div)

Ning Tini, sebagai ibu dari Joko juga menangapi, "Film ini penuh kreative. Keluarga koplak, kabeh banyol. Mudah-mudahan film Lara Ati menjadi film idola dan bisa di sukai banyak orang."tuturnya.


Bayu sebagai sutradara berpesan kepada semuanya, "Pada dasarnya syuting di Surabaya sebenarnya tidak terlalu ribet. Asal kita bisa memahami karakternya. Berbeda dengan di Jakarta, contoh jika rumah disewa kebanyakan tidak terlalu ribet. Karena mereka sudah faham beda dengan Surabaya."tegasnya


Sedangkan rumor yang berkembang di ibukota bahwa Surabaya sangat sulit di jadikan lokasi syuting terbantahkan."Jadi alasan saya syuting di Surabaya adalah saya ingin menepis semuanya bahwa syuting di surabaya itu bisa."tutupnya.(Dna/Che)


Dapatkan breaking news dan berita terkini dari analisapos.com

#laraati #baseentertaiment #surabaya #bayuskak #grandcitymallsurabaya

21 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua