Mobil Listrik Kian Diminati, VinFast Tawarkan Insentif dan Jaminan Nilai Jual
- analisapost

- 15 jam yang lalu
- 3 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Maraknya penggunaan mobil listrik di Indonesia menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan operasional yang ramah lingkungan. Kendaraan berbasis listrik kini tidak lagi dipandang sebagai teknologi masa depan semata, melainkan mulai menjadi pilihan nyata dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu terobosan penting ditandai dengan hadirnya armada Green SM, yang menggunakan mobil listrik VinFast sebagai taksi listrik pertama di Indonesia. Kehadiran layanan ini menjadi penanda dimulainya era transportasi ramah lingkungan di Tanah Air.
Di Surabaya, pasar mobil listrik mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan, terutama pada segmen kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) dengan harga terjangkau. VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam, menjadi salah satu pemain yang agresif menggarap pasar ini.
Hingga saat ini, VinFast telah meluncurkan empat model kendaraan listrik di Indonesia, yakni VF 3, VF 5, VF 6, dan VF e34. Perusahaan juga terus memperluas jaringan distribusinya yang kini mencakup Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Bali. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025, VinFast berhasil meraih empat penghargaan.
Lukman Hidayat, selaku supervisor, mengatakan bahwa meskipun mobil listrik masih menjadi alternatif bagi sebagian masyarakat, antusiasme konsumen di Surabaya terbilang cukup tinggi.
"Animo masyarakat Surabaya terhadap mobil listrik cukup bagus. Selain itu, konsumen juga tidak perlu direpotkan dengan perawatan mesin seperti kendaraan konvensional. Untuk pengisian daya pun kini semakin mudah," ujar Lukman.
Sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar, VinFast menawarkan sejumlah fasilitas bagi konsumen Indonesia. Salah satunya adalah fasilitas pengisian daya gratis selama kurang lebih tiga tahunĀ di stasiun pengisian resmi.
"Lebih dari satu tahun lalu, VinFast mengambil langkah besar dengan masuk ke pasar Indonesia. Sejak awal kami berkomitmen membangun ekosistem kendaraan listrik yang menyeluruh dan berkelanjutan, serta menghadirkan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Lukman.

Meski adopsi kendaraan listrik masih dihadapkan pada tantangan biaya awal yang tinggi dan keterbatasan infrastruktur, VinFast justru menjadikan kondisi tersebut sebagai peluang. Perusahaan ini meluncurkan berbagai model baru, menawarkan program pengisian daya gratis, hingga memberikan jaminan pembelian kembali kendaraan.
Fenomena yang sering membuat dilema di satu sisi, konsumen ragu membeli mobil listrik karena keterbatasan infrastruktur dan harga yang dinilai masih tinggi. Di sisi lain, tanpa jumlah pengguna yang memadai, ekosistem kendaraan listrik sulit berkembang secara optimal.
Untuk menjawab persoalan tersebut, VinFast memanfaatkan momentum IIMS 2025Ā dengan meluncurkan mini-SUV listrik VF 3, disertai serangkaian insentif agresif, termasuk pengisian daya gratis dan program pembelian kembali dengan nilai yang terjamin.
Dalam hal infrastruktur, VinFast bekerja sama dengan mitranya, V-GREEN, yang menargetkan pembangunan 30.000 titik pengisian daya di seluruh Indonesia hingga akhir 2025.
VinFast juga memastikan pemilik mobil listriknya tidak dikenakan biaya pengisian daya selama tiga tahun ke depan di stasiun pengisian yang dioperasikan V-GREEN. Program ini berlaku hingga 1 Maret 2028. Selain memberikan efisiensi biaya, kebijakan tersebut juga menawarkan kepastian pengeluaran bagi konsumen, sebuah keuntungan yang masih jarang ditemukan pada produsen mobil lain.
Di sisi lain, VinFast turut menjawab kekhawatiran konsumen terkait nilai jual kembali kendaraan listrik melalui program pembelian kembali terstruktur. Dalam program tersebut, VinFast menjamin nilai jual kembali kendaraan hingga 90 persen setelah enam bulan, 86 persen setelah satu tahun, 78 persen setelah dua tahun, dan 70 persen setelah tiga tahun, tergantung hasil pemeriksaan dan kelayakan kendaraan.
Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi keraguan konsumen terhadap risiko finansial dalam mengadopsi teknologi baru, sekaligus memperkuat komitmen VinFast dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Meski dibanderol dengan harga terjangkau, VF 3 tetap dibekali sejumlah fitur, seperti lampu depan proyektor, velg 16 inci, layar sentuh 10 inci, sensor parkir, dan sistem audio. Dari segi performa, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 215 kilometer dalam sekali pengisian penuh, dengan waktu pengisian dari 10 persen ke 70 persen hanya 36 menit.
Dengan kombinasi harga kompetitif, insentif pengisian daya, serta jaminan nilai jual kembali, kehadiran VinFast di IIMS 2025 tidak sekadar menjadi ajang peluncuran produk, melainkan langkah strategis untuk mendorong adopsi kendaraan listrik dan mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia. (Che)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Info yang menarik,,