top of page

Paguyuban Cak dan Ning Gelar Gerakan Peduli Stunting

SURABAYA - Paguyuban Cak dan Ning hari ini mengadakan gerakan peduli stunting yang di laksanakan di aula terminal bis wisata religi Ampel, jalan Arimbi Pegiriian yang di sponsori oleh IDI, Bank Mandiri, Wings, Jamu Iboe dan pada hari Sabtu (12/02/22)

Kegiatan yang di ikuti oleh 43 ibu dan balita di sambut warga dengan positif dan di hadiri oleh Camat dari Semampir, Yongky Kuspriyanto Wibowo,S.Sos, M.M, perwakilan dari Puskesmas, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Surabaya, dan beberapa kelurahan.


Ketua Cak dan Ning Surabaya, Briansyah memaparkan sejumlah langkah antisipasi pencegahan stunting di Kota Surabaya pada masa pandemi Covid-19 saat di intervew awak media Analisa Post.

"Mengingat tentang Gosting ini adalah sebagai upaya kami dari paguyuban untuk sosialisasi tentang stunting dan untuk bisa peduli terhadap generasi- generasi muda." Ujar pria tampan ini.


Lanjutnya, "Dengan adanya pemahaman untuk bisa mencegah stunting, di harapkan tumbuhnya putra putri Surabaya semakin hebat dan berkualitas. Kegiatan ini berkolaborasi dengan pemkot surabaya, melalui dinas kesehatan dan PKK Surabaya untuk terus menjalankan penyuluhan, pemberian bantuan dan langkah-langkah antisipasi agar Surabaya Zero stunting." Tegasnya


Menurut Yongky camat dari Semampir mengatakan, "Berharap dengan adanya sosialisasi ini mengurangi stunting bahkan kalau bisa zero."paparnya.

"Kami juga senang dan merasa terbantu dengan adanya cak dan ning melalui games-games yang di berikan sehingga masyarakat tidak bosan." Jelasnya kepada awak media Analisa Post saat di konfirmasi.


Pandemi ini sedikit banyak berdampak pada kekurangannnya lapangan pekerjaan dan tidak sedikit masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.


Dengan perekonomian yang tidak stabil, banyak masyarakat yang tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi dan Nutrisari hingga saat ini Surabaya terus berjuang untuk mencegah stunting dan melawan covid-19. (Dna)

8.247 tampilan0 komentar
FLayer web.png
bottom of page