top of page

RPH Tambak Osowilangun Berfasilitas Modern, Mulai Difungsikan di Surabaya

SURABAYA - analisapost.com | Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Unit Tambak Osowilangun (TOW) mulai difungsikan secara bertahap untuk menggantikan RPH Pegirian. RPH baru ini dinilai lebih layak karena dilengkapi fasilitas modern, sistem pengolahan limbah yang memadai, serta berada di kawasan industri yang jauh dari permukiman warga.

Foto ilustrasi RPH Tambak Osowilangun dibangun untuk meningkatkan standar pemotongan hewan
Foto ilustrasi RPH Tambak Osowilangun dibangun untuk meningkatkan standar pemotongan hewan

RPH Tambak Osowilangun dibangun untuk meningkatkan standar pemotongan hewan yang higienis dan ramah lingkungan. Salah satu keunggulannya adalah keberadaan Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) yang dirancang untuk meminimalkan dampak pencemaran lingkungan. Selain itu, lokasi RPH yang berada di kawasan industri dinilai lebih sesuai dengan tata ruang kota.


Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pemindahan RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun merupakan bagian dari penataan kota, khususnya kawasan religi di sekitar Makam Sunan Ampel.


"Pemindahan RPH Pegirian ini tidak bisa ditawar. Kawasan tersebut akan ditata sebagai kawasan religi karena berdekatan dengan Makam Sunan Ampel. Nantinya, lokasi RPH Pegirian akan dimanfaatkan sebagai area parkir untuk mendukung kenyamanan peziarah,ā€ ujar Eri Cahyadi beberapa waktu lalu.


Meski demikian, rencana pemindahan ini menuai protes dari para tukang jagal. Mereka menilai RPH Pegirian bukan sekadar bangunan tua, melainkan telah menjadi episentrum distribusi daging segar, khususnya bagi pasar-pasar di wilayah Surabaya bagian tengah dan timur. Para jagal khawatir pemindahan lokasi akan memengaruhi distribusi dan biaya operasional.


Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT RPH Surabaya (Perseroda), Fajar Arifianto Isnugroho, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa operasional RPH Tambak Osowilangun sudah berjalan sejak Januari 2026, meski belum sepenuhnya digunakan oleh seluruh mitra jagal.


"RPH Surabaya Unit Tambak Osowilangun sejak Januari sudah dimanfaatkan untuk pemotongan sapi milik RPH sendiri. Untuk mitra jagal Pegirian, kami masih memberikan kesempatan menggunakan RPH Pegirian hingga Idul Fitri. Setelah itu, pada akhir Maret, mereka akan mulai memanfaatkan RPH Tambak Osowilangun,ā€ jelas Fajar kepada awak media AnalisaPost, Selasa (3/2/26).

Direktur Utama PT RPH Surabaya (Perseroda), Fajar Arifianto Isnugroho, S.Sos., M.Si
Direktur Utama PT RPH Surabaya (Perseroda), Fajar Arifianto Isnugroho, S.Sos., M.Si

Ia menambahkan, secara prinsip RPH Tambak Osowilangun sudah siap beroperasi, namun masih membutuhkan penyesuaian bertahap agar seluruh pihak dapat beradaptasi dengan sistem dan fasilitas baru.


Pemerintah Kota Surabaya dan PT RPH Surabaya berharap pemindahan ini dapat meningkatkan kualitas layanan pemotongan hewan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung penataan kota yang lebih tertib dan berkelanjutan. Selain itu, diharapkan para jagal dapat menerima dan menyesuaikan diri dengan RPH baru demi distribusi daging yang tetap lancar dan memenuhi standar kesehatan masyarakat. (Che)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya