top of page

RSDL Bangkalan Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pasca Idul Fitri 1443 H

BANGKALAN - analisapost.com | Memasuki pekan terakhir Ramadhan 1443 H, Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan (RSDLB) / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur melakukan beberapa langkah konkrit berupa rapat koordinasi dan evaluasi bertempat di tenda Administrasi (Jum’at 22 April 2022). Rapat dipimpin oleh Mayor Ckm Sumardi, S.Kep., M.M., M.Kes., Ners, dan dihadiri oleh segenap unsur relawan baik nakes maupun non nakes yang bertugas di RSDLB.

Memasuki pekan terakhir Ramadhan 1443 H, Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan (RSDLB) / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (Foto: Jadid)

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut yaitu persiapan Idul Fitri (Lebaran) dan antisipasi lonjakan Covid-19 sesudahnya. Pimpinan RSDLB memastikan bahwa operasional rumah sakit tetap berjalan normal didukung oleh seluruh personil relawan baik nakes maupun non-nakes, serta pada kondisi optimal mengantisipasi meningkatnya penderita covid-19 pasca liburan hari raya terbesar ummat islam tersebut.


Para relawan tetap standby setiap saat dan dalam kondisi apapun, sehingga tetap siaga sewaktu-waktu ada pasien yang kembali masuk ke RSDLB. Untuk masa seputar lebaran dilakukan pengaturan jadwal per-divisi pada saat hari raya tersebut, operasional dan jalannya layanan rumah sakit tetap jalan, dan para relawan secara bergiliran dapat merayakan Idul Fitri dengan jadwal yang sudah disepakati.

Jadwal lebaran dibuat dan diatur per-devisi dengan mekanisme sesuai kebutuhan, dengan tetap menjalin kerjasama antara team dalam rangka melaksanakan tupoksi dengan berpedoman pad SOP yang berlaku. “Jadi saat Idul Fitri 1443 H, RSDL Bangkalan tetap buka, dan siap menerima pasien covid-19 yang masuk. Semua relawan baik nakes maupun non-nakes tetap disiagakan, sehingga layanan rumah sakit tetap berjalan normal dan dijamin berlangsung dengan baik.” Terang Sumardi.


Sejak diresmikan medio Juli 2021, RS Darurat Lapangan Bangkalan telah merawat total sejumlah 915 pasien, dengan rincian 836 orang sembuh, 31 dirujuk, dan 48 orang melanjutkan isoman dirumah dan sembuh, serta angka kematian 0. Untuk kapasitas tempat tidur saat ini 336 bed, dan tingkat hunian saat ini 0 (zero pasien).


Radian Jadid, Ketua Pelaksana PPKPC-RSDLB menjelaskan, setelah kembali zero pasien parca wisuda pasien terakhir (20 April 2022), operasional RSDLB tetap berjalan normal dan tetap siaga untuk dapat merawat dan melayani pasien covid-19 yang masuk.

Informasi mengenai layanan pasien tersebut tetap bisa diakses melalui Call Center RSDLB di 081332434363. Warga masyarakat bisa mendapatkan informasi RSDLB, termasuk mendaftarakan keluarganya yang positif covid-19 baik melalui test swab antigen maupun swab PCR di nomor tersebut. Sedangkan untuk informasi dan layanan yang terkait non-medis serta keluhan long-covid bagai para penyintas, relawan pendamping tetap menyediakannya melalu Kontak Relawan Pendamping di 088222303030.


“Kami tetap berupa siap siaga mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca liburan Idul Fitri. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjalankan protokol Kesehatan dengan konsisten, sehingga harapannya pasca liburan ini nanti kekhawatiran itu tidak terjadi. Semoga kita segera mengakhiri pandemi covid-19 ini dan kehidupan masyarakat disegala aspek bisa pulih dan berjalan normal.” harap Jadid.(RJ/Dna)

308 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page