top of page

Tantangan Peluang Industri Maritim Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Diperbarui: 17 Jun 2022

JAKARTA - analisapost.com | Di samping itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan PORT TOURISM. Kegiatan International Port, Shipping and Logistic Conference, Exhibition & Awarding (ISPEC) melihat penting bagi Indonesia untuk memulai membangun kegiatan pariwisata di beberapa pelabuhan sebagai Pelabuhan kapal pesiar (Home Port atau Port of Call), seperti Pelabuhan Benoa dekat dengan Bali - Lombok.


"Ini adalah salah satu atraksi yang luar biasa untuk mendukung kegiatan pesisir

ekonomi Indonesia dan merupakan bisnis peluang untuk pelayaran," ujar Wahyono.


Wahyono menambahkan, kegiatan ini juga akan memberikan sejumlah penghargaan kepada beberapa pihak yang memiliki jasa luar biasa dalam bidang maritim.Di antaranya Penganugerahan Maritime Award Ir. H. Djuanda Kartawidjaja dan Soedarpo Sastrosatomo.


"Untuk Award Djuanda akan memberikan award kepada tokoh / orang yang memang pejuang untuk mewujudkan kedaulatan Indonesia sebagai negara maritim. Lalu, ada award Soedarpo, diberikan kepada  para pelopor yang ikut berperan dalam bisnis pelayaran di Indonesia dan  sebagainya," ujar Wahyono.


Kegiatan ini didukung oleh sejumlah kementerian seperti Kementerian Perhubungan, Kemenparekraf, Kementerian Koordinator  Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian BUMN, dan Bappenas. Adapun  Simposium Internasional & Exhibition akan dilaksanakan selama dua hari yakni 21  dan 22 September 2022 di Jakarta atau kota yang terpilih sebagai lokasi kegiatan.


Kegiatan ini akan menghadirkan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Perhubungan RI

Budi Karya Sumadi, Menparekraf RI Sandiaga Uno, Menteri Koordinator Bidang

Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar P, Menteri BUMN Erick Thohir, dan

Menteri Bappenas RI Suharso Monoarfa. (hafiz mabrur).

15 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page