top of page

Umat Katolik Memadati Bandara H.Hasan Aroeboesman, Untuk Menjemput Almarhum Uskup Agung Ende

Diperbarui: 22 Nov 2023

NTT - analisapost.com | Lautan manusia memadati Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende, untuk menjemput almarhum Uskup Agung Ende Mgr. Ir Vincentius Sensi Potokota, Senin (21/11/ 2023) Pukul 11.30 Wita.

Ribuan umat memadati bandara H.Hasan Aroeboesman untuk menjemput jenazah Uskup
Ribuan umat memadati bandara H.Hasan Aroeboesman untuk menjemput jenazah Uskup (Foto: Wilfridus)

Kedatangan umat Katolik ini berasal dari seluruh Keuskupan Agung Ende. untuk memberi penghormatan terakhir kepada Bapak uskup Mgr. Vincensius Sensi Potokota.


Setalah tiba di Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende, Jenazah Bapak Uskup langsung dibawa menuju Simpang Lima dengan melalui rute jalan Eltari lanjut ke jalan Wirajaya terus ke jalan Bateng turun ke jalan Sudirman. Setalah itu tiba di Gereja Katedral Ende untuk disemayamkan di Gereja Kristus Raja jalan Katedral No.5 Ende Flores. Rencananya Jenazahnya akan disemayamkan selama 3 hari mulai Senin (21/11/2023) hingga Kamis (23/11/2023).


Uskup Agung Ende Pulau Flores, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Mgr. Vincentius Sensi Potokota wafat di Rumah Sakit St.Carolus Jakarta karena sakit kanker usus, Minggu (19/11/2023) pada usia 72 tahun.

Jenazah di semayamkan Gereja Kristus Raja jalan Katedral No.5 Ende Flores
Jenazah di semayamkan Gereja Kristus Raja jalan Katedral No.5 Ende Flores (Foto: Wilfridus)

"Dalam rasa duka yang mendalam kami menyampaikan kabar duka cita bahwa Bapak Uskup Mgr Vincentius Sensi Potokota telah berpulang ke Rumah Bapa pada Minggu (19/11) Pukul 18.21 WIB, atau pukul 19.21 WITA," kata Vikjen Keuskupan Agung Ende Romo Daslan Yosef.


Romo Daslan Yosef mengajak semua umat Katolik di Keuskupan Agung Ende, untuk mendoakan keselamatan jiwa Uskup Agung Ende Mgr Vincetius Sensi Potokota yang saat ini jenazah sedang disemayamkan di Gereja Katedral Ende.


Riwayat Uskup


Keuskupan Agung Ende Mgr Vincetius Sensi Potokota Lahir 11 Juli 1951, Putra kedua dari 5 bersaudara, dari Bapak Nikolaus Poto dan seorang ibu Yustina Nona.


Sebelum menjadi Uskup Agung Ende pada 14 April 2007 sempat menjadi Uskup di Keuskupan Maumere pada 14 Desember 2005 setelah pemekaran dari Keuskupan Agung Ende selama dua tahun.


Mgr Vincetius Sensi Potokota selama menjadi Uskup di Keuskupan Maumere memiliki komitmen untuk menolak hukuman mati termasuk dalam kasus tiga terpidana mati asal Pulau Flores Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu pada September 2006. (Wilfridus Lera Nere)


Dapatkan berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari dan ikuti berita terbaru analisapost.com di Google News klik link ini jangan lupa di follow.

233 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page