AKABRI 1996 Gelar Vaksinasi, Bakti Sosial, dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Analisa Post | Dalam kegiatan rangkaian memperingati pengabdian selama 25 tahun, AKABRI 1996 Bratasena menggelar kegiatan vaksinasi dan bakti sosial untuk masyarakat.


Foto: Humas

Dalam keterangan tertulis pada Jumat (17/9), 10.000 vaksin dan 10.000 paket sembako diberikan kepada masyarakat di wilayah Jawa Barat.


Kombes Pol Arif Rachman yang didampingi Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan yang merupakan alumni AKABRI 1996 menjelaskan, kegiatan tersebut mengusung tema "Bratasena 1996 Sinergi, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh". Kegiatan itu adalah salah satu pengabdian kepada masyarakat.


Foto: Humas

"Semoga bakti AKABRI 1996 ini menjadi bentuk pengabdian yang kongkret dari kami kepada bangsa dan negara," kata Arif yang didampingi perwakilan empat Matra yang terdiri atas TNI AD, AU, AL, Polri, serta PT Fengtay Indonesia, yang menjadi lokasi vaksinasi dan baksos.


Selain itu, dia menjelaskan, selain vaksinasi dan pembagian sembako, pihaknya memberikan dukungan terhadap UMKM di Jawa Barat. Pihaknya pun merekrut ratusan UMKM untuk masuk dan terdaftar di berbagai market place ternama di Indonesia.


"Selama ini, UMKM sulit masuk ke market place. Dalam waktu dua minggu, kami merekrut UMKM untuk masuk ke market place. Totalnya, ada 350 UMKM di Jawa Barat yang difasilitasi dengan aplikasi dan terintegrasi dengan e-commerce besar di Indonesia," terangnya.


Foto: Humas

Menurut dia, meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi adalah salah satu program pemerintah. Karena itu, Bratasena 1996 yang terdiri atas TNI AD, AL, AU, dan Polri turut mendukung program tersebut.


"Ini bentuk kontribusi kami AKABRI 1996. Jadi, jika ekonomi diangkat dan kesejahteraan meningkat, negara otomatis akan lebih tumbuh dan lebih tangguh," katanya.


"UMKM-nya ada beberapa sektor seperti kuliner dan pakaian. Kami angkat sesuai dengan segmentasi yang ada di Jawa Barat. Tentu, kami nanti angkat kearifan lokal. Nantinya akan bertambah lagi tidak hanya 350 UMKM saja," terang Arief. (Hms/Ced)

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua