Awal Mula Apoteker Ciptakan Coca-Cola Sebagai Obat Pereda Nyeri Pengganti Morfin

Editor : Redaksi


Gerakan Sadar Sejarah

Respect The Past - Create The Future

Oleh : Ns. PanjiKu

Pada 8 Mei 1886, Apoteker John Stith Pemberton pertama kali menjual minuman berkarbonasi bernama "Coca-Cola" yang terbuat dari tanaman daun koka & kacang kola.

Pada awalnya, Coca-Cola dijual sebagai obat paten untuk pereda nyeri. Hal itu dimulai ketika Pemberton menderita luka di dada akibat sayatan pedang saat pertempuran Columbus pada April 1865. Pemberton yang merupakan apoteker sekaligus veteran Tentara Konfederasi Serikat menjadi kecanduan morfin yang ia gunakan untuk meringankan rasa sakitnya

Kecanduan morfin membuatnya bereksperimen dengan berbagai obat penghilang rasa sakit & akhirnya muncullah resep yang kemudian diadaptasi menjadi Coca-Cola. Nama dagang yang mengacu pada 2 bahan utamanya ini sempat menjadi kontroversi karena mengandung kokain.

Coca-Cola menggunakan ekstrak daun koka dalam produknya dari tahun 1885 sampai sekitar tahun 1903, dan mulai menggunakan ekstrak daun dekainisasi sejak saat itu. Ekstraksi kokain dari koka membutuhkan beberapa pelarut & proses kimia yang dikenal sebagai ekstraksi asam-basa , yang cukup mudah mengekstrak alkaloid dari tanaman.

Saat ini Coca-Cola di Indonesia sudah tersertifikasi halal, dimana logo halal itu mudah dijumpai di berbagai jenis kemasannya. Perbaikan komposisi yang semakin baik dari waktu ke waktu ini, mengingatkan kita pada ayah Al-Qur'an yang berbunyi : وَكُلُوْا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْٓ اَنْتُمْ بِهٖ مُؤْمِنُوْنَ

"Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepadamu sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya" (QS. Al-Ma'idah Ayat 88). Secara audio visual, artikel ini dapat diakses pada link berikut (menit ke 07:30 - 08:24) https://www.youtube.com/watch?v=dzf6KX-_dEk

Itulah salah satu sejarah yang terjadi pada 8 Mei, sejarah lain yang terjadi pada tanggal yang sama (8 Mei) dari waktu ke waktu, terangkum dalam 1 menit pada link berikut : https://www.youtube.com/shorts/PUgZyqMiG9g

2.371 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua