Budaya OKP Ketapang Lakukan Bakti sosial dan Diskusi Berantas Paham Radikalisme dan Intoleransi


Foto : Dicky

Ketapang - Analisa Post | Organisasi Kepemudaan (OKP) di Ketapang laksanakan Bakti Sosial sekaligus diskusi antar OKP yang dilaksanakan di pantai air mati permai ketapang. Sabtu 05/6/2021.


Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Sejak saat itu seluruh elemen masyarakat Indonesia berlomba-lomba untuk ikut memperingati hari lahirnya Pancasila.


Begitu juga di Ketapang Kalimantan barat (Kalbar) komunitas Bakti sosial lintas agama dan 8 Organisasi Kepemudaan (OKP) di Ketapang dan pihak kepolisian dari polres Ketapang untuk bekerja sama dalam kegiatan bersih-bersih pantai dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila pada tahun 2021 yang diadakan di pantai Air Mati Ketapang.


Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam kegiatan tersebut di atas adalah Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) cabang Ketapang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Ketapang, Persatuan Mahasiswa Kendawangan (Permasken), Matan Diskusi Club (MDC) Ketapang, BEM politap Ketapang, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Ketapang, Orang Indonesia (OI) Ketapang.


Dalam kegiatan tersebut hadir ketua komunitas Bakti sosial lintas agama Ketapang, Mohrizal Khanafi menyampaikan bahwa dalam momentum peringatan hari lahirnya Pancasila," Kita sebagai pemuda harus menyadari akan tugas dan tanggung jawab kita sebagai seorang pemuda dan mahasiswa plus aktivis untuk senantiasa menghidupkan semangat dan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap gerakan kita, nah kegiatan hari ini adalah salah satu pengejawantahan dari semangat dan nilai-nilai luhur Pancasila". Ungkapnya.


Hadir juga perwakilan dari Organisasi OI, sekaligus alumni GMNI Ketapang Fahrudin, Beliau menyampaikan," Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat bagus dan perlu dilanjutkan kelak akan menjadi benteng Pancasila dari gempuran ideologi radikal yang sekarang sedang menjangkiti banyak pemuda dan masyarakat Indonesia." Ungkapnya.


Endang Kurniawan selaku ketua DPC GMNI Ketapang menyampaikan pemuda untuk memahami Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI. Indonesia yg berbagai macam agama, ras, suku, budaya yg berbeda beda menjadi sebuah keunikan tersendiri, untuk itu, kita harus menjadi garda terdepan untuk menanamkan serta menjaga nilai-nilai Pancasila. pungkasnya


AKP Sulardi kasat binmas polres Ketapang menyampaikan dukungan dan apresiasi nya terhadap kegiatan ini beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan luar biasa karena berasal dari keinginan bersama untuk menjaga kerukunan masyarakat, dan tentunya harus tetap menjalankan prokes covid 3m memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa aktivis harus tetap melaksanakan kegiatan ini dan terus mengkampanyekan kerukunan dan toleransi kepada masyarakat. harapnya (Dicky)

42 tampilan0 komentar