Bupati Pohuwato Menghadiri Kegiatan RTP2S Di Desa Bunto


Foto : istimewa

GORONTALO - analisapost.com | Kegiatan yang di gelar oleh BKKBN kabupaten Yang di ikuti oleh camat popayato timur dan Kapolsek popayato terkait tentang pencegahan stunting yang sampai dengan saat ini masih mengalami penurunan, di desa bunto kabupaten Pohuwato .pada Senin 27.12.2021


sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan aksi konvergensi pencegahan stunting di Kabupaten Pohuwato dan juga hal ini sesuai dengan Visi Misi kami selaku bupati dan Wakil Bupati yakni Mewujudkan Pohuwato Sehat, Maju, sejahtera (POHUWATO SMS).


Persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, dan Kabupaten Pohuwato salah satu daerah yang sejak tahun 2019 menjadi prioritas daerah yang masuk lokus stunting di Indonesia.



Foto : istimewa

Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga sangat berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal. Hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar dibawa rata-rata dan bisa berakibat pada prestasi sekolah yang buruk.

Prevalensi stunting Kabupaten Pohuwato menurut hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 sebesar 17,87 persen, dan berdasarkan data baduta hasil penimbangan posyandu 2019 sebesar 380 orang atau 7,43 persen, dan pada tahun 2020 turun menjadi 270 orang atau 5,3 persen, Dan Alhamdulillah kabar baik juga dari Tim Gerbos Emas tingkat kabupaten Pohuwato dari hasil evaluasi sementar bahwa di tahun 2021 ini angka stung kita juga turun satu digit dari tahun 2020.


sedangkan sesuai hasil analisis situasi untuk pemetaan Desa Lokus pada tahun 2022, dimana ada 9 desa yang tertinggi angka stuntingnya antaranya Desa Huta Moputi Sebesar 27,27 persen, Desa persatuan 20,59 persen, Desa Karya Indah sebesar 17,14 persen, Desa Bumi Bahari sebesar 16,67 persen, desa Sari Murni sebesar 16,13 persen, Desa Huyula, 15, 63 persen, Desa Telaga 15,38 persen, Desa kalimas sebesar 14,71 persen, dan Desa Omayuwa sebesar 14, 29 persen, dengan penetapan desa lokus stunting sebanyak 9 Desa Lokus Stunting di tahun 2022, Dan itu artinya Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya menunjukkan hasil yang cukup membaik dalam penurunan stunting dan desa lokus stunting, dan saya berharap hal ini dapat ditingkatkan kinerjanya di tahun mendatang dengan semangat dan komitmen bersama melalui Gerakan kolaborasi yang implementasinya didorong melalui GEBYAR SMS dan model pilot RTP2S yang kita Louching saat ini.


Melalui momentum kegiatan ini, saya berharap semoga tercipta komitmen bersama, baik pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan dan Desa, TP PKK, tenaga Kesehatan, ahli gizi, tenaga ahli Desa, Pendamping Desa, kader kesehatan dan Kader pembangunan Manusia, serta pihak swasta serta stakeholder lainnya untuk bersinergi guna memerangi dan mencegah stunting di bumi panua sesuai target kita Pohuwato zero stunting 2025.(Zebal)


291 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua