Di Duga Penyidik Polres Pohuwato Tak Profesional Tangani Kasus Dugaan Korupsi BST

POHUWATO - analisapost.com | Penyidik polres Pohuwato diduga tak profesional tangani kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial Tunai (BST) di kecamatan Popayato Timur, diminta agar propam Polda Gorontalo jangan diam.

Menurut Kasmat Toliango selaku masyarakat desa Bunto, sangat khawatir dengan proses penyidikan saat ini yang diduga tidak profesional, itu akan berdampak negatif pada proses hukum yang berlaku atau tidak dapat berlanjut pada penuntutan .


"Kami khawatir kasus ini tidak jalan dan hanya diam di tempat, sejak kasat Reskrim pertama katanya perkara ini sudah di ekspos ke BPKP, begitupun dengan kasat Reskrim yang saat ini menjabat katanya Minggu kemarin sudah di ekspos ke BPKP, ini perkara cuman selesai di eksopos terus. sehingganya kami menduga ada semacam ketidak beresan ditubuh polri yakni polres Pohuwato." ujarnya


Tidak hanya itu Kasmat juga menambahkan bahwa proses hukum yang saat ini belum dituntaskan oleh penyidik polres Pohuwato dapat dikategorikan sebagai ketidakprofesionalan penyidik.


Dalam hal ini dia menyebut bahwa kepolisian memberikan pelayanan yang kurang bagi masyarakat.


Apalagi kata Kasmat, kasus dugaan korupsi bantuan sosial tunai (BST) ini sudah satu tahun lebih berproses dipolres Pohuwato namun penyidik belum menemukan dan menetapkan siapa tersangkanya.


"Kalau boleh, mereka penyidik jadi masyarakat, lalu masyarakat yang akan jadi penyidik, kami pinjam seragam dan kewenangan polisi biar kami yang akan mengungkap kejahatan yang luar biasa ini"Tegasnya.


Ditambahkan, Kasmat berharap agar propam dapat memeriksa penyidik polres Pohuwato yang diduga tidak profesional.(Zebal)

80 tampilan0 komentar