Diplomat Kemlu Tewas Misterius, Kompolnas Minta Investigasi Transparan
- analisapost

- 21 Jul
- 2 menit membaca
JAKARTA - analisapost.com | Kematian misterius seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang tewas dengan kepala terlakban di kamar kos kawasan Jakarta Selatan mengundang perhatian luas publik.

Sejumlah pihak, termasuk Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta secara transparan.
Siapa dan Apa yang Terjadi?
Korban Arya Daru Pangayunan (39), seorang diplomat muda di Kemlu, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah dinasnya pada pertengahan Juli 2025. Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun hasil resmi visum dan autopsi belum sepenuhnya dipublikasikan.
Apa Kata Kompolnas?
Komisioner Kompolnas, Mohammad Choirul Anam, menilai kematian diplomat negara yang terjadi seharusnya segera ditangani dengan pendekatan investigasi menyeluruh dan terbuka.
āPublik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Transparansi menjadi kunci menjaga kepercayaan terhadap institusi,ā ujarnya, Senin (21/7).
Ia juga menambahkan bahwa bila diperlukan, audit investigatif dari lembaga independen bisa menjadi opsi untuk menjawab keraguan publik.
Pandangan Pakar Psikologi Forensik
Sementara itu, Reza Indragiri Amriel menyoroti pentingnya pendekatan multidisipliner dalam mengungkap kasus ini. Ia menyebut, analisis kejiwaan dan dinamika psikososial korban perlu ditelusuri, termasuk kemungkinan tekanan pekerjaan atau kondisi pribadi.
āJangan buru-buru menyimpulkan, apalagi jika hanya berdasarkan pengamatan visual. Perlu waktu, metode, dan data akurat untuk mengungkap kematian ini,ā kata Reza.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemlu belum memberikan pernyataan resmi soal penyebab kematian Arya Daru Pangayunan. Namun, dalam pernyataan singkat, pihak Kemlu menyampaikan duka mendalam dan memastikan akan bekerja sama penuh dengan kepolisian.
Pihak Polda Metro Jaya menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung. "Kami masih menunggu hasil laboratorium forensik. Tim inafis sudah bekerja di lokasi kejadian, dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Apa yang Ditunggu Publik?
KematianĀ Arya Daru Pangayunan menyita perhatian publik karena terjadi pada pejabat diplomatik yang dikenal tertutup dan jarang tersorot media. Sejumlah warganet mendesak pemerintah membuka informasi penyelidikan secara terbuka, mengingat jabatan korban yang strategis dan potensi isu sensitif di baliknya. (Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar