DPD GMNI Jatim Meminta Mengusut Tuntas Mafia Pupuk



SURABAYA - DPD GMNI Jawa Timur | melakukan aksi di depan Polda Jatim yang berada di Jl. A. Yani, Surabaya. Selasa (8/02/2022).


Foto : istimewa

Aksi tersebut di hadiri oleh DPC GMNI Surabaya, DPC GMNI Mojokerto, DPC GMNI Pasuruan, DPC GMNI Tulungagung, DPC Kediri dan DPK GMNI se-Surabaya.


Aksi tersebut di komandoi oleh Rizky Kurniawan Bidang PolitiK DPD GMNI JATIM, Beliau menuntut Polda Jatim harus gerak cepat dalam memberantas mafia pupuk yang sedang melanda Jawa Timur.


Ada Empat pernyataan sikap dari DPD GMNI Jatim dan DPC GMNI se-Jatim kepada Polda Jatim :


1 : Kapolda Jatim tidak berkompeten dan gagal dalam pemberantasan Mafia pupuk yang berada di Jawa Timur


2. Menuntut Kapolda Jawa Timur untuk ikut bertanggung jawab atas maraknya mafia pupuk yang mengakibatkan penderitaan petani Se-Jawa Timur


3. Mendesak KaPolda Jawa timur untuk segera memanggil Kapolres yang sudah gagal mengungkap kasus penyimpangan pupuk bersubsidi di daerahnya masing-masing untuk kemudian dipertanggungjawabkan di hadapan propam.


4. Menuntut KaPolda Jawa Timur untuk segera mengambil alih kasus penangkapan di Ponorogo dan Tuban guna mengungkap semua aktor yang terlibat dari hulu hingga hilir dan dihukum seberat-beratnya.


Perwakilan DPD GMNI JATIM di persilahkan masuk untuk melakukan audiensi bersama Polda jatim terkait Kasus Mafia pupuk yang melanda daerah Jawa Timur.


Tak selang berapa lama beraudiensi, hasil kurang memuaskan untuk teman-teman yang sedang melakukan aksi. Pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur tidak ingin menandatangani surat pernyataan sikap dari Kawan-Kawan DPD GMNI Jawa Timur tersebut.


Tak hanya itu DPD GMNI JATIM akan mendatangkan massa lebih banyak lagi untuk menuntaskan Mafia pupuk yang sedang melanda Jawa Timur. Tutup Tiar Geseng Gumilang selaku Kabid Organ DPD GMNI JATIM. (Rz)

741 tampilan0 komentar