top of page

Duka di Tanah Suci, Jemaah Haji Lansia Asal Pasuruan Wafat di Madinah

SURABAYA - analisapost.com | Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji lanjut usia asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. Di tengah kabar tersebut, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-7 tercatat berlangsung tertib dan sesuai rencana.

Di tengah duka tersebut, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-7 tetap berjalan tertib dan sesuai rencana, dengan capaian 7.593 jemaah telah diberangkatkan.
Di tengah duka tersebut, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-7 tetap berjalan tertib dan sesuai rencana, dengan capaian 7.593 jemaah telah diberangkatkan.

Jemaah yang wafat diketahui bernama Kamariyah (85), tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Surabaya. Almarhumah meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan saat berada di Madinah. Berdasarkan keterangan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kondisi kesehatannya sempat menurun akibat sesak napas sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, As’adul Anam, membenarkan peristiwa tersebut. ā€œIya, ada satu jemaah dari kloter 8 Pasuruan. Usianya sudah lanjut, sekitar 83 tahun. Jemaah dari embarkasi Surabaya,ā€ ujarnya, Senin (27/4/2026).


Ia menegaskan bahwa jemaah lanjut usia memang menjadi perhatian khusus selama pelaksanaan ibadah haji, terutama pada fase awal kedatangan di Tanah Suci. Petugas terus mengimbau agar jemaah, khususnya lansia, menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan aktivitas.


PPIH memastikan seluruh proses penanganan jemaah yang meninggal dunia dilakukan sesuai prosedur, termasuk pelaksanaan badal haji dan pemenuhan hak jemaah. Badal haji akan dilaksanakan oleh pihak yang memenuhi syarat agar ibadah almarhumah tetap tertunaikan.


Untuk proses asuransi, pencairan akan dilakukan setelah terbit sertifikat kematian resmi (Certificate of Death) dari otoritas Arab Saudi. Dokumen tersebut menjadi dasar bagi ahli waris di Indonesia untuk memperoleh haknya.


Di sisi lain, operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya menunjukkan progres positif. Hingga 27 April 2026, sebanyak 7.593 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci, atau sekitar 17 persen dari total rencana tahun ini.


Total rencana pemberangkatan pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 44.080 orang, terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah dari KBIHU, yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).


Secara kumulatif hingga 26 April 2026, jumlah jemaah yang telah diberangkatkan sebanyak 6.833 orang dalam 18 kloter. Pada hari berikutnya terdapat tambahan tiga kloter, sehingga total menjadi 7.593 orang dalam 20 kloter.


Berdasarkan komposisi jenis kelamin, jemaah yang telah diberangkatkan terdiri dari 3.620 laki-laki dan 3.973 perempuan. Dalam pelaksanaannya, terdapat tujuh kursi kosong (open seat), yang disebabkan oleh tiga jemaah sakit dan dirawat di rumah sakit, satu orang menunda keberangkatan, serta empat kursi kosong karena alasan teknis.


Dari sisi ketepatan waktu penerbangan, seluruh kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen tanpa keterlambatan maupun percepatan jadwal.


PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Kamariyah. ā€œKami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,ā€ ujar As’adul Anam.


Sementara itu, tercatat tiga jemaah mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya karena kondisi kesehatan dan masih menjalani penanganan lebih lanjut.


PPIH memastikan pelayanan terhadap jemaah, termasuk yang mengalami kendala kesehatan, terus dilakukan secara optimal. Jemaah yang tertunda akan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang.


Selain itu, pada 28 April 2026 dijadwalkan kedatangan 1.140 calon jemaah dari tiga kloter yang berasal dari Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya.


PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan serta memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar, guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah.(*)


Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com

Komentar


bottom of page
analisa post 17.50 (0 menit yang lalu) kepada saya