Hamili Mahasiswi Karyawan BRT Semarang Akan DiPolisikan


Foto : Bgs

Semarang, Analisa Post | Apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, akibat pergaulan bebasnya,JA (22 tahun) Mahasiswi smester akhir dengan Yt karyawan BRT Semarang, kini dia mengalami kehamilan.

Ironisnya lelaki yang dipacari JA tersebut, ternyata sudah beristri. Hal tersebut diungkapkan JA pada media ini, Selasa Siang 21/4/2021


Lebih lanjut diceritakan JA, dirinya baru tahu bila usia kehamilannya sudah dua bulan setelah memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas, dan setelah itu dia mengadukan pada pacarnya.


Namun karena sang pacar sudah beristri, dia menyatakan tidak mungkin untuk menikahinya. Di tengah kebingungannya, JA yang berstatus Mahasiswi Smester Akhir pada sebuah Perguruan Tinggi di Semarang dan tengah menyusun skripsi itu, dia bersedia untuk melakukan pengguguran kandungan dan minta biaya pada Yg sebesar Rp 2.500.000,- dan membuat Surat Pernyataan Untuk Tidak Menuntut Yt dalam bentuk apapun.


Namun sesampainya di rumah, JA tersadar, bahwa Menggugurkan Kandungan adalah Dosa Besar, dan Ancaman Hukuman Pidananya sangat berat. Karena itu dia mengurungkan niatnya untuk melakukan pengguguran, dan berterus-terang pada orang tuanya.


"Orang tua saya melarang untuk melakukan pengguguran kandungan,kami kelak akan membesarnya meskipun tanpa didampingi bapaknya", urai JA.


Lebih lanjut diuraikan JA, setelah mendapat dukungan dari orang tuanya untuk merawat kandungannya, diapun menghubungi Yt untuk minta dinikahi. Namun ternyata pacarnya tetap menolak untuk menikahinya karena sudah ada kesepakatan untuk menggugurkan kandungan.


"Ya kita gak bisa.itu sudah keputusan mu waktu itu", jawab Yt melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan ke nomor JA.

Dan rupanya JA pun sudah keukeuh, untuk minta pertanggungjawaban Yt,dia memberi waktu selambatnya 7 hari pada Yt untuk datang ke rumah Orang Tua nya.


"Kami beri waktu 7 hari, kalau tidak datang, akan kami laporkan ke PPA Polrestabes Semarang, atau kalau berani Blok Nomor WA saya yang ini, maka kami langsung ke Polisi", tandas JA.


Sampai berita ini diturunkan, Yt tidak mau menanggapi konfirmasi yang dilakukan Analisa Post melalui pesan WhatsApp, meskipun status WA nya Online. (Gus BS)

190 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua