Inovatif, Pelajar SD di Surabaya Mampu Menyulap Minuman Kesehatan dari Olahan Serai

Diperbarui: 6 Jun

SURABAYA - analisapost.com | Ni Luh Gede Ketut Keyva Richie Valerina Atmaja adalah siswi SDN Rungkut Menanggal 1/58. Gadis kecil yang penuh ide dan inovasi ini mampu menyulap tanaman serai yang merupakan bumbu dapur dimanfaatkan menjadi minuman kesehatan. Kamis (02/06/22)

Ni Luh Gede Ketut Keyva Richie Valerina Atmaja adalah siswi SDN Rungkut Menanggal foto bersama Ibu Lurah Wonokromo, Ibu Prima, Bapak RT, Kader PKK usai sosialisasi (Foto: Div)

Dara kecil yang kerap di panggil Keyva, sudah menanam sebanyak lebih dari 1187 tanaman serai. Budidaya yang terbilang cukup mudah dan tidak memerlukan perawatan ekstra bisa dijumpai di kampung dan sekolah adopsi Gang Sawah dan Rungkut Permai RT 01 RW 06 kelurahan Rungkut Tengah.


Tanaman yang juga dikenal dengan nama lemograss, sangat kaya manfaat."Selain sebagai bumbu masak, serai juga sebagai pengusir nyamuk. Bibit serai cukup ditanam di lahan kosong, dipot ataupun botol plastik." kata Keyva saat di temui awak media Analisa Post usai sosialisasi di Jl. Karangrejo 9 no 12 RT 10 RW 02 yang di suport penuh oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya dalam Merdeka Belajar anak bangsa, Guru SD Rungkut, Kader PKK, RW, Bpk RT, ibu lurah wokokromo, dan Ketua RW. Bocah cilik ini dengan santai berbicara di depan warga memberikan penjelasan tentang manfaat serai.


Sekolah yang diadopsi Keyva sendiri adalah SDN Rungkut Menanggal I. Ia sadar bahwa serai sangat kaya manfaatnya. Selain dikonsumsi sendiri,produk minuman ini di jual dalam kemasan botol.


"Produk minuman ini Keyva jual seharga 3.500. Respon orang-orang saat beli sangat baik dan banyak yang suka." ceritanya kepada awak media Analisa Post.


"Harapannya saya bisa kembangkan proyek ini dan bisa bermanfaat untuk semua orang terutama di era pandemi." tutupnya mengakhiri.

Keyva saat sosialisasi di suport oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya (Foto: Div)

Serai yang merupakan tumbuhan berumpun, memiliki akar serabut ini bisa tumbuh dengan paparan sinar matahari. Jika dirawat dengan baik tentu akan mampu menjadi pundi-pundi rupiah seperti yang dilakukan gadis kecil ini.


Dengan memilih bibit yang baik dapat dilihat dari besarnya bonggol kemudian tanah yang dicampur sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 dan disiram dua kali sehari pagi dan sore, pastinya akan menghasilkan tanaman yang baik.


"Selain minuman, ada sabun, minyak urut, sambal, handsanitizer. Tetapi untuk produk handsanitizer nya belum berani kita jual karena masih memerlukan uji klinis." tambah Rina, mamanya Keyva.


Wanita muda yang bekerja disalah satu perusahaan ini menceritakan bangga memiliki putri yang mau peduli akan lingkungan hidup. Meski usianya terbilang masih keci, Keyva tidak pernah rewel dan selalu senang membantu teman-temannya.


Nah bagi yang ingin membudidayakan tanaman herbal ini jangan ragu untuk datang ke lahan adopsi Keyva. Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com (Dna)


#SDNRungkuMenaggal #KelurahanWonokromo #Kampungenterpreneur


1.274 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua