Jembrana Bentuk Satgas Bersih Pantai, Kolaborasi TNI-Polri dan Banjar Perangi Sampah Plastik
- analisapost

- 4 hari yang lalu
- 2 menit membaca
JEMBRANA - analisapost.com | Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bersih Pantai sebagai upaya terpadu menekan pencemaran sampah plastik di wilayah pesisir Bali Barat. Inisiatif ini dirancang berbeda dari program kebersihan sebelumnya dengan menitikberatkan kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, komunitas lokal, banjar, hingga pihak swasta.

Pembentukan Satgas tersebut merupakan respons atas meningkatnya persoalan sampah plastik di sepanjang garis pantai Jembrana yang selama ini menjadi penopang sektor pariwisata dan perikanan.
Program ini sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penataan dan standarisasi kebersihan kawasan wisata di Bali melalui pola gotong royong.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan bersih-bersih rutin, Satgas Bersih Pantai juga mengedepankan konsistensi pengawasan serta edukasi lingkungan secara berkelanjutan. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menilai keterlibatan TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam memperkuat pengawasan dan kedisiplinan di lapangan.
Ia telah menginstruksikan pembentukan Satgas Bersih Pantai di setiap banjar pesisir dengan melibatkan aparat keamanan dan tokoh masyarakat secara terintegrasi.
"Satgas ini terdiri dari tokoh masyarakat, Kelian Banjar, serta melibatkan TNI dan Polri sesuai arahan Presiden. Jika ada sampah di pantai, semua unsur langsung bergerak sehingga penanganannya bisa lebih cepat,ā ujar Bupati Kembang usai aksi bersih pantai di Pantai Yeh SumbulĀ dan Pantai Medewi, Minggu pagi (8/2/26).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah berkelanjutan untuk menjaga citra Jembrana sebagai daerah dengan pantai yang bersih dan terawat. Seluruh jajaran hingga tingkat banjar diminta siaga memantau kondisi pesisir secara rutin.
āKegiatan ini tidak berhenti hari ini. Satgas sudah dibentuk di setiap banjar yang memiliki wilayah pantai. Begitu ada sampah, Satgas langsung turun menangani,ā tegasnya.
Bupati Kembang juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya aliran sungai. Menurutnya, kebersihan pantai berawal dari hulu dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
"Mari bersama menjaga pantai kita, buang sampah pada tempatnya, bukan di sungai atau lokasi terlarang. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,ā pungkasnya.(Dna)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar