Kapolres Bone Pimpin Negosiasi Aksi Damai Mahasiswa Kelompok Cipayung Plus

SULSEL, BONE - analisapost.com I Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati dan DPRD Bone dengan menyampaikan tuntutan, yaitu menolak penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode hingga kenaikan sejumlah harga bahan pokok mulai dari BBM, hingga PPN.

Kapolres Bone AKBP Ardyansyah,S.IK.M.Si. selaku penanggung jawab pengamanan mengawali kegiatan dengan memimpin apel gabungan TNI Polri dan Satpol PP, Damkar, Dishub Pemkab Bone di Lapangan Merdeka Watampone, apel berlangsung dengan dihadiri Dandim 1407 Bone Letkol Kav. Budiman,SH., Danyon Brimob Polda Sulsel Kompol Muhammad Nur Ichsan,S.Sos., para Pejabat Utama Polres Bone, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel gabungan yang terliba dalam pengamanan. Senin 11/04/2022.


Pelaksanaan pengamanan harus betul-betul humanis dan seluruh personel yang melaksanakan tugas pengamanan dipastikan tidak ada membawa senjata api, jelas Kapolres dalam amanatnya.


“aksi demonstrasi bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum yang dijamin oleh undang-undang. Oleh karena itu, mari kita melaksanakan Amanah ini dengan penuh rasa tanggungjawab, mengedepan sikap humanis karena yang melaksanakan aksi tersebut adalah saudara kita sendiri, bahkkan tidak menutup kemungkinan adalah anak kita sendiri,” jelas Ardyansyah.


Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Bone ini terdiri dari Mahasiswa Islam (HMI), Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Pancasila, DEMA IAIN Bone, BEM STIH Pengayoman, BEM STIE YAPI, dan STIA Prima Bone.

Gabungan mahasiswa ini mengambil tempat di Lapangan Merdeka Watampone sebagai titik kumpul sebelum melaksanakan aksi di tiga tempat, aksi pertama di halaman Kantor Bupati Bone dan aspirasi diterima langsung oleh Wakil Bupati Bone Dr.H.Ambo Dalle,MM., aksi kedua di perempatan depan Masjid Al Markas Al Ma’rif Bone traffic lights Jalan MT Haryono Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang sekitar pukul 12.30 Wita.


Pada aksi ini diwarnai dengan insiden pada saat mahasiswa sedang melakukan pembakaran ban, salah seorang mahasiswa terkena percikan api dan langsung di evakuasi ke RSUD Tenriawaru Watampone dengan komando langsung Kapolres Bone, mahasiswa bernama Ali Arsandi ini mengalami luka bakar serius, kejadian bermula saat korban menendang ban yang sudah disiram bensin, namun naas korban terpeleset dan terbaring di atas bensin yang meluber di badan jalan.

Aksi ketiga di halaman Kantor DPRD Bone, pada aksi ketiga ini sempat terjadi ketegangan ketika ratusan gabungan mahasiswa ingin menerobos pengamanan pada tangga Gedung Ruang Paripurna, kemudian Kapolres melakukan negosiasi dengan peserta aksi demonstrasi dan disepakati aspirasi disampaikan di ruang rapat anggota DPRD Bone dengan diterima langsung oleh Ketua DPRD Irwandi Burhan Bersama para pimpinan lainnya.


Sementara Kasubsi PIDM Sihumas Polres Bone Ipda Rayendra Muchtar,S.H. menjelaskan “pada pengamanan aksi kali ini, Polres Bone menerjunkan personel sebanyak 452 dan ditambah personel gabungan dari Brimob Tenri Betta Bone, Kodim 1407 Bone, Satpol PP, Damkar dan Dinas Perhubungan Pemkab Bone,” jelasnya


Lanjut Rayendra “selama aksi berlangsung, mulai dari start sampai selesai dikawal langsung oleh Personel Satlantas Polres Bone dan kemudian 452 personel tersebut di atas, merupakan gabungan personel Polres Bone dan Polsek jajaran. Pada pengamanan kali ini termasuk seluruh Kapolsek ikut mengambil bagian pengamanan pada titik lokasi yang telah ditentukan”. (Syam86)

173 tampilan0 komentar