Ketika Virus Diberikan Ke Tubuh Manusia Untuk Menyembuhkan Penyakit (Terapi Fag Pertama Di Dunia)


Penulis : Ns. Panjiku

Gerakan Sadar Sejarah

Respect The Past - Create The Future

SURABAYA - analisapost.com | Pada 8 Mei 2019, Isabelle Holdaway (Inggris) menjadi pasien pertama yang menerima terapi fag yang dimodifikasi secara genetik untuk mengobati infeksi yang resistan terhadap obat.

Awal mula masalah kesehatan yang dideritanya terjadi pada 2017, dimana saat itu kemampuan aru-parunya kurang dari 1/3 dari fungsi normalnya. Hasil pemeriksaan membuatnya terdiagnosis fibrosis kistik, yaitu penyakit genetik yang menyebabkan paru-paru tersumbat akibat lendir dari proses infeksi.

Kondisi yang dideritanya disebabkan oleh 2 strain bakteri yang membandel selama 8 tahun. 2 strain bakteri tersebut tidak bisa diatasi dengan antibiotik jenis apapun. Dia & tim medisnya memutuskan transplantasi paru ganda adalah pilihan terbaik, meskipun hal itu beresiko membuat infeksi yang ada makin meluas. Pada akhirnya, ia berhasil sembuh dari infeksi yang tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik pasca operasi transplantasi paru-paru dengan terapi fag.

Terapi fag (terapi fag virus) adalah penggunaan terapi bakteriofag untuk mengobati infeksi bakteri patogen. Bakteriofag bekerja dengan jauh lebih spesifik daripada antibiotik. Fag cenderung lebih berhasil daripada antibiotik dalam kasus biofilm yang ditutupi oleh lapisan polisakarida, yang biasanya tidak dapat ditembus oleh antibiotik

Artikel dapat diakses secara audio visual pada link berikut (menit ke 28:21 – 29:14)

https://youtu.be/dzf6KX-_dEk


Itulah salah satu sejarah yang terjadi pada 8 Mei, sejarah lain yang terjadi pada tanggal yang sama (8 Mei) dari waktu ke waktu, terangkum pada link berikut :

https://youtube.com/shorts/PUgZyqMiG9g?feature=share


Semoga artikel ini sedikit banyak dapat menambah wawasan kita.

3.954 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua