top of page

Komisi B DPRD Lumajang Laksanakan Kunker Ke Kampung Oase

Diperbarui: 9 Okt 2022

SURABAYA - analisapost.com | Kunjungan kerja luar daerah Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD kab.Lumajang, Eko Adis Prayoga,SE beserta jajarannya, menuju Kampung Oase yang berada di Jl. Ondomohen Magersari Gg. V, Ketabang, Kec. Genteng, Kota Surabaya, diterima baik oleh masyarakat khususnya warga Ondomohen pada hari Jumat (7/10/22).

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Eko Adis Prayoga,SE (Foto: Div)

Kunjungan diterima oleh Sekertaris Camat Genteng, Diestri Soelistiyowati, S.Sos didampingi Tim Kampung Sayur Surabaya - Urban Farming DKPP Surabaya, Adi Candra. Kunjungan tersebut terkait pemanfaatan lahan dan pengembangan lingkungan dengan materi Program kampung Sayur di Kota Surabaya untuk Penunjang Ketahanan Pangan.


Salah satu usaha Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan ramah lingkungan dengan lahan yang terbatas ditengah perkotaan, berbasis pemberdayaan ekonomi masyarakat, dimaksudkan mengajak masyarakat untuk mengelola lahan yang ada dan dimanfaatkan kemudian berkembang menjadi inovasi dan kreatifitas sehingga mengangkat perekonomian daerah.


"Kami melihat disini kegiatan Kampung Oase ini sudah terintegritas dengan semua OPD yang ada di Surabaya. Kami ingin di tempat kami di Lumajang juga melakukan pola yang sama dalam pengembangan lingkungan yang ramah ditengah keterbatasan lahan yang kami miliki khususnya di perkotaan. Itu yang menjadi titik poin kami bersama teman-teman hadir ke Surabaya.”ujar pria kelahiran Lumajang dari Fraksi Partai PKB yang memiliki pemikiran kritis.

Para tamu berjalan mengitari sudut kampung Ondomohen yang tertata rapi (Foto: Div)

Dalam kunjungan yang singkat, Ketua DPRD Komisi B berharap bisa mewujudkan kemandirian pangan sesuai dengan program.


“Salah satu yang kami tangkap disini semua pihak yang ada di Surabaya ikut dilibatkan dalam kegiatan Kampung Sayur ini. Tidak hanya ekosektoral satu OPD saja yang menangani, tetapi OPD dari pemerintah yang lain pihak eksternal, swasta dalam hal ini ikut ambil bagian dalam bagian pengembangan kampung sayur itu sendiri.”jelasnya kepada awk media Analisa Post.


"Ketika bisa bersama, daya jangkau, manfaatnya akan lebih tinggi daripada jalan sendiri-sendiri." tutupnya mengakhiri.


Usai sosialisasi, sebelum memberikan cindera mata kepada Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang Lumajang, semua yang hadir menelusuri sudut kampung. Tamanan hias tertata rapi disetiap gang. Hasil UMKM berjajar rapi di letakan di atas meja.


Kampung yang aktif dengan pengolahan daur ulang dari limbah memiliki cerita yang cukup panjang. Kampung yang dihuni 35 kepala merupakan gabungan dari 2 kampung di tengah Kota Surabaya yaitu kampung Ondomohen dan Kampung Tembok Gede. Sehingga letak dua kampung ini sebagai Oase di tengah kota besar.

Pemberian cindera mata kepada Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang (Foto: Div)

Kampung Ondomohen sendiri berdiri sejak awal tahun 2000 dengan kearifan konsep multi kultur. Dimana kultur Belanda berpadu Jawa dijadikan inspirasi untuk penataan kampungnya.


Lingkungan kampung yang terlihat asri warganya kompak mewujudkan Surabaya Smart City dan berkelanjutan sehingga kawasan kampung yang asri, teduh, hijau, indah bersih, nyaman, dan berinovasi ini dapat menginspirasi banyak pihak. (Dna)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari analisapost.com

#SurabayaSmartCity #Ondomohen #DPRDKomisiBLumajang #DKRTHSurabaya #kampungwisata #kampungsayur #kampungoase

110 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
FLayer web.png
bottom of page