Kunjungan Kerja Gubernur Jawa Timur ke RSDLB/RI-OTG

BANGKALAN - analisapost.com | Minggu, 6 Februari 2022 Gubernur JawaTimur, Khofifah Indar Parawansa melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (RSDLB/RI-OTG Jatim), untuk memastikan kesiapan RSDLB dalam menangani pasien covid-19. Gubernur didampingi oleh Kalaksa BPBD Katim Budi Santosa, Kadinkes Jatim Dr. Erwin Astha Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., FINASIM dan jajaran muspida serta anggota rombongan lainnya.

Pukul 11.00 WIB. Gubernur tiba di RSDLB disambut oleh dan Bupati Bangkalan Raden Abdul Latif Amin Imron, Sekretaris RSDLB Mayor CKM Bambang Eko Prasetyo, S.Kep. (Kesdam V Brawijaya) yang dipercaya Kepala RSDLB dr Erwin mengomandani seluruh personil RSDL Bangkalan, serta para nakes, relawan pendamping dan personil lainnya.


Khofifah langsung menuju ke Gedung A yang nantinya sebagai tempat perawatan pasien wanita, dilanjutkan ke kawasan Gedung B, C, D dan E. Dari kelima kawasan dalam komplek RSDLB tersebut, Khofifah memuji kesiapan para nakes, relawan dan personil pendukung RSDLB serta dan sarana prasarana yang sudah terpasang dan dan siap digunakan.


Khofifah juga berpesan agar dalam menjalankan pelayanan dan perawatan pasien covid-19, kenyamanan pasien diutamakan, termasuk fasilitas hiburan, tempat cuci pakaian,dsb. RSDLB juga harus memperhatikan dan mengutamakan privasi pasien perempuan, menyediakan sarana penyekat antar bed, kenyamanan kamar mandi, tempat sholat dsb. “Layani pasien sebaik mungkin, sehingga mereka nyaman dan menjalani penyembuhan dengan tenang dan senang” harap Khofiah.


Mayor CKM Bambang memberikan penjelasan bahwa untuk saat ini semua nakes dan relawan sejumlah 57 orang serta dukungan personil CS dan keamanan sejumlah 54 orang telah disiap siagakan sejak 3 Januari2022 dan sekarang ini (hari ini) dalam kondisi siap tugas.

Untuk perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasara pendukung yang dijalankan oleh teman-teman BPBD akan selesai dalam 3-4 hari ke depan, sehingga dipastikan Rabu, 9 Februari 2022, RSDLB sudah siap beroperasi dan menerima pasien perdana. Saat ini kapasitas bed di RSDLB sejumlah 380 dan nantinya akan siap dilakukan pengembangan untuk antisipasi hingga kapasitas 500 pasien.


Di tempat yang sama, Radian Jadid Ketua Relawan Pendamping PPKPC-RSDLB (Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSDLB) meyatakan bahwa sesuai tupoksi RSDLB sebagai rumah sakit darurat lapangan, maka sewaktu-waktu akan siap difungsikan apabila kondisi memang diperlukan.


Dengan kenaikan jumlah penderita covid-19 di Jawa Timur khususnya seminggu terakhir ini, maka sudah tepat kalau RSDLB diaktifkan kembali sebagai tempat untuk merawat pasien covid-19 sehingga dapat membantu mengurangi beban rumah sakit umum dan faskes yangsudah ada.

Semua sistem di RSDLB dengan personil nakes, relawan pendamping dan personilpendukunglainnya telah siap dan bisa langsung berfungsi. Dengan penyempurnaan sarana prasarana yang ada, tidak butuh waktu lama (3-4 hari) RSDLB siap beroperasi menerima pasien.


“Dengan pengalaman dan sistem yang ada, RSDLB telah siap menjalankan instrusi dari Ibu Gubernur untuk penangan pasien Covid-19 Jawa Timur. Semoga semua dapat tertangani dengan baik, masyarakat tidak abai dan tetap konsisten menjalankan 6M, pemerintah dan stakeholder terkait terus menjalankan 3T, dan harapannya covid-19 kali ini tidak separah gelombang kedua, serta pandemi covid-19 ini segera berakhir.” pungkas Jadid.(RJ/Dna)

359 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua