Perkuat Pendidikan Islam, Menag Kunjungi Pesantren dan Kampus di Jawa Timur
- analisapost

- 4 hari yang lalu
- 2 menit membaca
SURABAYA - analisapost.com | Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke sejumlah wilayah di Jawa Timur pada 16-17 April 2026. Agenda tersebut difokuskan pada penguatan pembinaan akhlak generasi muda, pengembangan pesantren, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Dalam kunjungan itu, Menag didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar. Turut hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Agama, di antaranya Staf Khusus Menteri Ismail Cawidu, Tenaga Ahli Menteri Andi Salman, serta Direktur Pesantren Basnang Said.
Rangkaian kunjungan diawali di Pondok Tremas, kemudian berlanjut ke Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo serta Pondok Pesantren Gontor. Selanjutnya, Menag mengunjungi Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebelum melanjutkan perjalanan ke Malang.
Pada hari kedua, kunjungan dilanjutkan ke Universitas Islam Malang, kemudian bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong dan Pondok Pesantren Nurul Jadid di Probolinggo. Agenda ditutup dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Walisongo serta Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo di Situbondo.
Dalam setiap kesempatan, Menag menegaskan peran strategis pesantren sebagai pusat pembentukan karakter dan peradaban bangsa. Ia menyatakan, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian generasi muda.
Di hadapan para santri, Menag juga memberikan motivasi agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berani memiliki cita-cita tinggi. Menurutnya, latar belakang sebagai santri tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan, termasuk menjadi pemimpin bangsa.

Menag turut menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan akhlak. Ia mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan harus disertai moral yang baik agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Selain itu, dalam kunjungan ke perguruan tinggi keagamaan Islam, Menag mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi Al-Qur’an, serta penerapan nilai ekoteologi yang berorientasi pada kepedulian lingkungan. Ia menegaskan bahwa kesadaran spiritual perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pada sejumlah kegiatan keagamaan yang dihadiri, Menag juga mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan para ulama serta mendoakan mereka yang telah wafat sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan keilmuan Islam.
Sebagai bagian dari dukungan konkret, Kementerian Agama menyalurkan bantuan kepada sejumlah pesantren dan perguruan tinggi guna menunjang pengembangan sarana prasarana serta peningkatan kualitas pendidikan.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang unggul, berdaya saing, serta berlandaskan nilai akhlak dan spiritualitas.(*)
Dapatkan update berita pilihan serta informasi menarik lainnya setiap hari di analisapost.com





Komentar