Penyekatan Boleh, Petugas Jangan Berlebihan, Kita Semua Manusia
- analisapost

- 21 Jul 2021
- 2 menit membaca
Diperbarui: 14 Nov 2022

Surabaya, Analisa Post | Selama PPKM darurat berlangsung banyak jalan yang ditutup. Otomatis masyarakat harus mencari jalan lain agar sampai tujuan. Memang disituasi seperti ini warga harus ikut aturan. Dan dilarang melakukan aktivitas diluar rumah.
Maka dari itu pihak terkait yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polisi dll melakukan penjagaan dititik - titik penyekatan. Meskipun himbuan tentang penyekatan sudah disampaikan ke masyarakat. Tentunya aparat tetap punya sikap humanis terhadap masyarakat yang dianggap melanggar.
Jangan terkesan arogan kepada masyarakat. Seperti yang terjadi pada hari Senin (19/7/2021), sekitar pukul 15.00. Dimana ada seorang warga hendak ke Kantor Dishub Provinsi Jatim mau ngecek isu ulang oksigen secara gratis.
Sewaktu tiba dilokasi dipenyekatan langsung dihadang Petugas dengan menanyakan,"Mau kemana?" Ujar salah satu petugas.
"Kita mau ke Dishub Provinsi Jatim pak. mau meliput." Jawab salah seorang jurnalis. Seolah mengetes dimana posisi kantornya? Kembali dijawab sambil menunjukkan jari dan jurnalis tersebut mengatakan,"letaknya dibelakang pos penyekatakan."
Tetapi dibantah petugas disampaikan bahwa disana bukan lokasinya, tangannya mengarah ke arah Sidoarjo dengan nada agak tinggi sambil mengusir Jurnalis tersebut.
Melihat hal seperti ini, sebenarnya sepele masak Kantor Dishub Provinsi berada di Sidoarjo. Sebagai aparat pemerintah, Harusnya petugas lebih mengutamakan sikap lebih bijaksana dan bisa bekerjasama dengan jurnalis. Bukan berkata-kata secara arogan.
Kita memang Media Online tidak sebesar media yang lainnya. Tetapi kami juga manusia. Kami bisa menghargai aparat pemerintah, Tetapi sebaliknya harus demikian. kami bukan Media abal-abal yang seenaknya saja dibentak.
Jangan selalu menyalahkan media jika ada video atau foto petugas yang viral, tetapi mari sama-sama koreksi diri. Hal ini harusnya ada perhatian lebih dari Pemerintah. Agar menghadapi masyarakat tidak mengunakan sikap arogan tapi sikap yang lebih mendidik.
Terutama yang ditempatkan dipos penyekatan lebih diutamakan yang tidak memiliki mental pemarah. Ingat masyarakat bukan musuh.
Harapan masyarakat disituasi yang serba sulit para petugas jangan terbawa emosi. Meskipun banyak warga yang melanggar.Tetap berikan lah penjelaskan yang sesuai dengan bahasa yang santun. (Red)





Komentar