Polda NTT Sudah Agendakan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Astri dan Lael
- analisapost

- 13 Des 2021
- 1 menit membaca

NTT - analisapost.com | Penyidik Kepolisian Daerah (Polda NTT) sudah mengagendakan rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Kelurahan Penkase Oeleta,Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH M.Hum saat dikonfirmasi Wartawan mengatakan bahwa jadwal rekonstruksi akan ditentukan dalam waktu dekat.
“Diminta atau tidak diminta, Polri akan melakukan rekonstruksi kasus ini,” tandas Latif, Senin (13/12/2021) dikutip dari Digtara.com.
Kapolda NTT mengakui bahwa setiap hari pihaknya menerima laporan dari penyidik mengenai perkembangan penanganan kasus ini.
“Semua harapan masyarakat kita akomodir,” ujar Kapolda NTT.
Penyidik, kata dia, sudah memeriksa dan meminta keterangan dari saksi-saksi baik yang dekat dengan korban dan tersangka maupun saksi-saksi yang keterangannya berkaitan dengan kasus ini.
“Kita pilah mana (keterangan) yang memenuhi,” kata Kapolda NTT.
Penanganan kasus dan penyelidikan, tambah Irjen Latif, tidak boleh berdasarkan asumsi atau opini.
Jika mengandalkan asumsi atau opini, akan terjadi hukum rimba sehingga melanggar hak asasi manusia.
Kapolda NTT meyakinkan kalau penyidik kepolisian profesional dalam menangani kasus pembunuhan ibu dan anak.
Ia meminta agar masyarakat tetap bersabar karena penyidik juga tidak tergesa-gesa, walaupun hingga saat ini tersangka RB alias Randy sudah 13 hari ditahan.
“Kita juga dibatasi dengan waktu penahanan jadi kita terus mengembangkan kasus ini untuk kita tuntaskan,” ujar Kapolda NTT.
“Kita gali keterangan dari satu tersangka yang sudah kita amankan dan kita tahan. Apa yang dipikirkan masyarakat juga ada dalam pikiran Polri,” tandas Kapolda NTT.
Selain meminta masyarakat bersabar, Kapolda NTT juga berpesan agar masyarakat menahan diri dan jangan membuat opini dan informasi yang menyesatkan.
“Percayakan penanganan kasus ini pada kepolisian. Kita akan profesional dan transparan.
Jangan buat opini yang menyesatkan. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” pungkasnya. (Jems Nere ).





Komentar