top of page

Sewindu Pembangunan Taput

Oleh: Norris Hutapea

 

TAPUT - analisapost.com | Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan melalui upaya-upaya yang terencana untuk menjadi lebih baik lagi.

Foto: Noris

Tujuan dari pembangunan adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan yang baik tentu dapat meningkatkan pertumbuhan sehingga dapat memajukan daerah itu sendiri.


Suatu daerah yang maju bisa menjadi panutan untuk daerah lain sehingga berlomba-lomba menjadi daerah yang semakin maju. Daerah-daerah yang maju tentu saja dapat memajukan Negaranya sendiri.


Ada beberapa faktor penunjang pertumbuhan suatu wilayah,  faktor pertama adalah sumber daya alam (SDA), kawasan yang mempunyai SDA berlimpah dan dikelola dengan baik tentunya bisa membawa dampak besar bagi daerah itu sendiri serta daerah sekitarnya. Faktor kedua adalah sumber daya manusia (SDM), selain sumber daya alam hal penting lainnya adalah sumber daya manusia juga dibutuhkan dalam pengembangan faktor pertumbuhan.


Sumber daya manusia berperan penting dalam memajukan suatu daerah. Faktor ketiga adalah lokasi, wilayah strategis memiliki potensi besar untuk menjadikan daerah tersebut lebih maju. Terlebih lagi jika kawasan tersebut mempunyai aksesbilitas yang tinggi dan fasilitas yang memadai. Faktor keempat adalah fasilitas penunjang berupa jalan, listrik, telekomunikasi, transportasi. Faktor kelima adalah kehidupan sosial, budaya, adat istiadat, dan faktor lainnya.


Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor yang telah dijelaskan tersebut, tetapi bagaimana komitmen seorang pemimpin dalam melaksanakan visi misi untuk memajukan daerah yang dipimpinnya. Banyak daerah yang tidak memiliki sumber daya alam yang berlimpah tapi lebih maju dari daerah yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Kemajuan suatu daerah juga bisa dicapai berkat kerja sama yang baik antara pemimpin yang berkomitmen dengan seluruh instansi pemerintahan dan seluruh komponen masyarakat .


Kabupaten Tapanuli Utara merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Sumatra Utara, Indonesia yang ibukotanya berada di Tarutung. Jumlah penduduk Kabupaten Tapanuli Utara ditahun 2021 sebanyak 320.542 jiwa, dengan kepadatan penduduk 85 jiwa/km² dan Kabupaten ini merupakan kawasan yang mayoritas penduduknya adalah etnis atau suku Batak Toba.


Kabupaten Tapanuli Utara juga yang dikenal memiliki kesuburan tanah dan keindahan alamnya, oleh karena itu begitu banyak wisata alam yang dapat dikunjungi.


Nama Nikson Nababan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Tapanuli Utara atau bahkan di daerah lainnya. Bagaimana tidak pria kelahiran 5 Oktober 1972 bernama lengkap Drs.Nikson Nababan, M.Si itu merupakan Bupati Tapanuli Utara yang sudah menjabat dari tahun 2014 sampai sekarang selama dua periode.


Menjabat selama dua periode, siapa sangka Bupati Tapanuli Utara tersebut merupakan mantan jurnalis dan terkenal juga sebagai seorang bupati yang inovatif. Hal ini terbukti atas penghargaan yang dia terima sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2022 atas peningkatan pelayanan kesehatan di Tapanuli Utara. Penghargaan itu diserahkan oleh Drs. Abdul Hakim Iskandar, M.Pd Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Komisaris Utama MNC Portal Agung Firman Sampurna, bertempat di Klenteng Sam Poo Kong Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah.


Pelayanan kesehatan di Tapanuli Utara selama berapa dekade ini memang mengalami peningkatan khususnya pada pandemi Covid-19 melanda seluruh negeri. Sejak awal pandemi, Kabupaten Tapanuli Utara memang fokus dalam kebutuhan kesehatan masyarakat dan hal ini tersebut terbukti dengan dibangunnya empat gedung baru khusus penanganan Covid-19 di kompleks RSU Daerah Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.  Adapun empat gedung yang diresmikan, yakni Gedung Perumahan Dokter Dr.(H.C) Ir.H. Soekarno, Gedung Instalasi Gizi Nikson-Sharlandy, Gedung Paru Fatmawati, dan Gedung Pemulasaran Jenazah.


Selain itu, tenaga medis yang mengabdi juga semakin bertambah khususnya dibagian spesialis. Dilansir dari website Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara (tapanuliutarakab.bps.go.id), tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah Tapanuli Utara semakin bertambah. Dari tahun 2018-2021 tenaga medis spesialis penyakit dalam bertambah 3, spesialis anak bertambah 1,  spesialis patologi klinik bertambah 2, spesialis mata bertambah 1,  dokter umum bertambah 2, dokter gigi bertambah 5.


Selain tenaga medis yang betambah tahun 2018 Nikson Nababan meresmikan Puskesmas Muara yang berada di kawasan wisata Danau Toba tepatnya di Desa Huta Nagodang, Muara. Puskesmas tersebut sudah hampir setara dengan rumah sakit karena melayani pengobatan rawat inap pasien. Upaya percepatan peningkatan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan terus berlanjut dengan menambah 1 lagi UPT Puskesmas di Desa Paniaran Kecamatan Siborong-borong dibangun pada tahun 2019.


Selain membangun puskesmas atau pusat kesehatan yang baru pemerintah juga memperbaiki gedung puskesmas lama yang ada di desa-desa untuk menunjang kesejahteraan masyarakat.


Kemudian, pada 2020 juga Bupati Tapanuli Utara juga meresmikan Laboratorium Pemeriksaan PCR Covid-19 di RSUD Tarutung guna pelayanan lebih maksimal bagi pasien Covid-19. Laboratorium memiliki kapasitas lebih banyak, dimana dalam satu putaran bisa masuk 96 sampel sehingga dalam sehari bisa sebanyak 384 sampel dan pelayanan kepada masyarakat-pun lebih maksimal.


Pusat kesehatan, tenaga medis yang memadai, serta pelayanan kesehatan yang baik merupakan bentuk kepeduliam pemerintah terdapat masyarakat yang ia pimpin. Kepuasan masyarakat dalam pelayanan kesehatan tentu mejadi bukti bahwa pembangunan dalam bidang kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara sudah semakin maju. Hal ini dapat meningkatkan tujuan dari pembangunan itu sendiri yaitu kesejahteraan masyarakat.


Selain itu, selama kepemimpinanya sudah banyak prestasi membanggakan lainnya yang sudah diwujudkannya. Pada tahun 2021 Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menerima penghargaan kategori terbaik dalam pencapaian realisasi anggaran belanja tahun 2021 di Kabupaten/Kota Sumatera Utara. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi di Hotel Santika Medan.


Tahun 2021 anggaran belanja pada APBD Kabupaten Tapanuli Utara sebesar Rp.1.600.666.840.823 (Satu Triliun Enam Ratus Milyar Enam Ratus Enam Puluh Enam Juta Delapan Ratus Empat Puluh Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Tiga Rupiah), sedangkan realisasi belanja pada APBD Kabupaten Tapanuli Utara sebesar Rp.1.445.025.258.207 (Satu Triliun Empat Ratus Empat puluh Lima Miliar Dua Puluh Lima Juta Dua Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Tujuh Rupiah). Pemerintah berhasil menekan belajan pada APBD dibawah dari  anggaran APBD yang direncakan, ini membuat Nikson Nababan pantas mendapatkan perngahrgaan tersebut (www.taputkab.go.id)


Prestasi lainnya yang dicapai Bupati Tapanuli Utara Sumatera Utara Nikson Nababan didampingi Sekretaris Daerah Indra Simaremare dan beberapa pimpinan perangkat daerah meraih Asia Government Award 2021 kategori Inovasi Pemimpin di masa Pandemi bertempat di The Trans Resort Bali.


Bupati Tapanuli Utara tersebut bukan tanpa alasan mendapat penghargaan tersebut, ini dibuktikan bahwa tahun 2021 dilansir dari website Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara (tapanuliutarakab.bps.go.id), perekonomian Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami peningkatan sebesar 3,54 persen. Hal ini menunjukaan perekonomian di Kabupaten Tapanuli Utara semakin membaik walaupun pandemi Covid-19 belum berakhir.


Pendapatan perkapita masyarakat juga mengalami peningkatan, hal tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan jumlah UMKM yang meningkat mulai tahun 2020 sampai 2021 yang telah terbentuk hingga 39.832 UMKM. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penunjang roda perekonomian masyarakat tetap berlangsung bahkan semakin meningkat walaupun dalam masa pandemi covid 19.


Peningkatan pendapatan per kapita dalam suatu daerah bisa diartikan jika suatu daerah tersebut dalam proses kemajuan. Serta UMKM yang semakin bertambah tentunya dapat mengurangi pengangguran yang ada di Kabupaten Tapnuli Utara. Pengangguran yang berkurang tentu secara otomatis akan mengurangi kemiskinin di Kabupaten Tapanuli Utara, sehingga Kabupaten Tapanuli Utaran ke depannya akan semakin maju.


Untuk menunjang UMKM di Tapanuli Utara Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan meresmikan Galeri UMKM Sopo Partungkoan pada tahun 2021. Galeri UMKM ini akan menjadi wadah untuk masyarakat Tapanuli Utara dalam memperjual-belikan hasil usaha sendiri, seperti makanan, pakaian, hasil karya tangan terutama produk khas batak yaitu ulos tononan.


Sejak awal kepemimpinannya sebagai Bupati, beliau selalu berprinsip bahwa ”Desa Kuat, Kota Maju, maka Indonesia Berdikari”. Bupati Tapanuli Utara tersebut memprioritaskan untuk mengejar keterlambatan pembangunan infrastruktur terutama jalan dan jembatan termasuk pembangunan listrik desa. Interkoneksi antar wilayah seperti desa dan dusun masih sangat minim maka perlu dilakukan pembukaan jalan dengan gotong-royong yang didukung dengan pengadaan alat-alat berat sehingga biayanya lebih murah.


Prinsipnya tersebut dibuktikannya, bahwa pada tahun 2018 sepanjang 36 kilometer jalan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara diaspal hotmix, diantaranya jalan jurusan Saitnihuta-Parbubu Pea, Tusam-Simuak, Sarulla-Sipetang, Simangumban-Hopong, jalan Onan Runggu-Lumban Rang-Lumban Lobu, Sipahutar, jalan Sipahutar-Dolok Nagodang-Parlombuan-Nagasaribu, jalan  Siparendean-Hutamamungka-Adian Nalambok,  jalan Sibingke-Laguboti-Soporaru, jalan Garoga-Rianiate, Simorangkir-Simanampang, jalan Lapo Gambiri-Pancur Batu, jalan Sipoholon-Rura Julu, jalan Butar-Silaban, jalan Huta Tinggi-Parmonangan, jalan Parpangiran-Lumban Holbung, jalan Pealangge-Batu Gonting, Siborongborong, jalan dalam kota Siborongborong, jalan Lumban Sormin-Simpang Lumban Sormin, Pangaribuan, jalan Patuan Natigor, jalan simpang III Muara Hutaginjang.


Pembangunan pada jalan di banyak desa di Tapanuli Utara tentu membawa banyak dampak positif bagi masyarakat, diantaranya mempermudah dan memperlancar akses keluar masuk daerah tersebut, membuat jarak dan waktu tempuh yang cepat.


Masyarakat akan dengan mudah menempuh perjalanan menuju pusat kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, dengan mudah menempuh akses ke sekolah atau bidang pendidikan, dan bidang lainnya, serta mempermudah akses ke luar masuk pusat pasar, serta meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat jalan yang rusak.


Penggunaan jalan yang baik juga dapat meningkatkan potensi wisata alam yang ada di daerah tersebut.


Dengan berbagai dampak positif tersebut akan berimbas terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi masyakat daerah tersebut, yang tentunya dapat menjadikan daerah tersebut semakin berkembang dan maju.


Selain pembangunan jalan, pemerintah juga telah membangun titik lokasi listrik di berbagi dusun desa di Tapanuli Utara. Sejak 2017 sampai saat ini, sudah terbangun Energize Jaringan Listrik 57 titik desa/dusun yang sebelumnya tidak menikmati penerangan listrik dari PLN sampai saat ini. Namun, masih ada 35 titik desa/dusun yang belum teraliri listrik yang akan dituntaskan secepatnya sebelum kepemimpinan Bupati Nikson Nababan berakhir.


Dalam upaya pengembangan pendidikan, Pemkab Taput telah melakukan pemenuhan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah terhadap 115 unit SD dan 22 unit SMP. Koleksi buku-buku di perpustakaan daerah selalu bertambah dan hingga saat ini telah mencapai 26.331 buku dari berbagai kategori.


Pembangunan sektor pendidikan yang baik dan bermutu bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).


Pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian dari proses dalam pembangunan suatu negara atau daerah. Untuk mewujudkan tujuan dari pembangunan suatu daerah dibutuhkan konsep pembangunan yang bertumpu pada manusia dan masyarakatnya.


Hal tersebut dinilai penting oleh Bupati Taput Nikson Nababan sehingga ia merencanakan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya (UNTARA) untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM yang unggul dan inovatif.  


Melalui Pembangunan UNTARA diharapkan dapat memfasilitasi potensi masyarakat Taput untuk mengembangkan cita-cita, aspirasi, passions secara utuh dan kuat. Pembangunan Universitas ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar wilayah kampus dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah kampus.


Masyarakat di daerah Tapanuli Utara dan sekitarnya yang ingin menempuh jenjang pendidikan di Universitas tidak perlu ke luar kota lagi. Masyarakat yang ada di luar kota bahkan di luar Provinsi Sumatera Utara akan menjadikan UNTARA sebagai salah satu Universitas Negeri tujuan mereka, sehingga semakin banyak masyarakat yang yang dapat menempuh pendidikan di UNTARA maka pendapatan daerah Kabupaten Tapanuli Utara tentu akan semakin bertambah.


Pemkab Tapanuli Utara (Taput) sudah mengusulkan pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya (Untara), surat berisi usul pendirian Untara itu sudah dikirim ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nikson Nababan dan Pemkab Taput berharapan UNTARA bisa segera disetujui.


Disamping penguatan sektor pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM,  sektor pertanian juga tak kalah penting untuk ditingkatkan. Sektor pertanian  bagi daerah Kabupaten Tapanuli Utara sampai saat ini masih merupakan tulang punggung perekonomian daerah sebagai penghasil nilai tambah dan devisa maupun sumber penghasilan atau penyedia lapangan pekerjaan sebagian besar penduduk. Hal ini ditunjukkan dari kontribusi Kategori pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian dalam pembentukan PDRB pada Tahun 2021 masih tetap dominan yakni mencapai 43,91 persen dari total PDRB yang dihasilkan (tapanuliutarakab.bps.go.id).


Mengingat pentingnya sektor pertanian bagi daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Utara mempunyai visi yakni “Tapanuli Utara Sebagai Lumbung Pangan Dan Lumbung Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Serta Daerah Wisata”.


Untuk menjadikan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan harus didukung melalui mekanisasi pertanian yang baik serta berkualitas. Namun pemerintah mendapati sejumlah masalah dalam proses peningkatan sektor pertanian.


Pupuk merupakan suplemen menunjang untuk kesuburan tanaman untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas. Namun mahalnya pupuk membuat masyarakat kesulitan untuk menghasilkan produksi tanaman yang berkualitas. Melihat hal tersebut, Pemerintah menyikapinya dengan membuat kebijakan Pupuk Bersubsi dibayar Panen. Hal ini memudahkan masyarakat dalam pembelian pupuk yang bisa dibayar ketika sudah menerima hasil dari panen.


Untuk menunjang visi tersebut, melalui peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan, pemerintah memberikan bibit unggul seperti bibit padi, jagung, cabe merah, bawang merah, durian, alpukat, dan bibit tanaman lainnya. Untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, Bupati juga telah memberikan bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor besar, traktor mini, alat pemanen padi, alat penanam jagung, alat pemipil jagung, dan jenis alsintan lainnya.


Selama 5 tahun terakhir pemerintah juga telah melakukan pasar lelang komoditi pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara, yang diadakan 2 kali seminggu yaitu hari Senin di pasar Siborongborong dan hari Jumat di pasar Tarutung. Komoditi yang dilelang adalah cabe merah dan bawang merah. Tujuan pasar lelang komoditi ini adalah menjamin stabilitas harga cabe dan bawang merah, serta meningkatkan minat petani dalam meningkatkan jumlah dan kualitas produksinya.


Inovasi-inovasi yang dilakukan Bupati Tapanuli Utara tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja disegala bidang pemerintahan dan segala sektor yang tentunya meningkatkan pembangunan  sehingga dapat memajukan Tapanuli Utara dan tujuan dari pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara dapat terwujud.


Untuk menunjang kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara, Bupati Nikson Nababan juga mengatakan bahwa terdapat 2 triger yaitu melalui Peningkatan Pembangunan Jalan dari Danau Toba menuju ke Pantai Barat Sibolga-Tapanuli Tengah sehingga menambah longstay para wisatawan sebagai rangkaian kunjungan wisata mulai dari Danau Toba, lanjut ke Sibolga dan Tapanuli Tengah hingga Pulau Nias. Dengan dibukanya jalan tersebut, wisatawan yang datang ke Taput juga tentu akan semakin bertambah, hal ini pastinya dapat menambah pendapatan daerah. Pendapatan daerah yang meningkat tentunya membuat Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju.


Triger yang kedua adalah Pembukaan jalan sebagai konektifitas menuju Kuala Tanjung – Sei Semangke sebagai kawasan ekonomi khusus, sehingga memangkas waktu dan biaya pengiriman berbagai komoditi dari Tapanuli dan sekitarnya. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi dan manfaat perekonomian tertentu. Tujuan utama dari pengembangan KEK adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan daya saing bangsa.


KEK ini dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi dan berfungsi untuk menampung kegiatan ekonomi. Semakin cepat waktu menuju kawasan ekonomi dan semakin kecil biaya pengiriman berbagai komiditi membuat keuntungan dari para penjual. Hal ini juga tentu bisa memacu pertumbuhan ekonomi di daera Tapanuli Utara.


. Untuk melihat keberhasilan pembangunan suatu daerah perlu dilihat dalam perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pertumbuhan PDRB suatu daerah menjadi gambaran pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Dilansir dari website resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanapnuli Utara (tapanuliutarakab.bps.go.id), Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tapanuli Utara jika dilihat berdasarkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 pada tahun 2021 sebesar 3,54 persen dan tahun 2020 sebesar 1,50 persen.


Selain perkembangan PDRB suatu daerah, indikator lain untuk mengukur keberhasilan suatu daerah dalam pembangunan dapat dilihat dari  upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat). Dalam satu dekade ini pembangunan manusia di Tapanuli Utara terus mengalami kemajuan. Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) Tapanuli Utara meningkat 69,24 persen pada tahun 2011 menjadi 73,76 pada tahun 2021 (tapanuliutarakab.bps.go.id).


Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah angka yang mewakili kondisi penduduk dalam mengakses hasil pembangunan, memperoleh pendapatan, mengakses kesehatan, pendidikan, dan sejumlaha aspek lain. IPM juga dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu daerah.


Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tapanuli Utara rata-rata tumbuh sebesar 0,61 persen per tahun dan meningkat dari level sedang menjadi tinggi sejak 2013. Namun pandemi COVID 19 telah membawa sedikit perubahan dalam pencapaian pembangunan manusia Tapanuli Utara. IPM 2020 tercatata sebebsar 73,47 atau tumbuh 0.19 persen, melambat dibandingkan pertumbuhan IPM 2019.


Namun demikian, setelah satu tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Indonesia, IPM mulai mengalami percepatan pada tahun 2021 yaitu sebesar 73.76 atau tumbuh 0,39 persen (tapanuliutarakab.bps.go.id). Skor IPM tahun 2021 termasuk dalam status tinggi.

Dari data tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara selama beberapa tahun ini sudah mengalami peningkatan di berbagai sektor. Karena peningkatan ini, pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara dapat dikatakan berhasil jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.


Keberhasilan ini jangan sampai membuat kita besar kepala, tentu masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi diberbagai sektor khususnya pembangunan wilayah pedesaan supaya pembangunan Tapanuli Utara semakin meningkat ke tahun-tahun berikutnya, sehingga menjadikan Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Kabupaten yang lebih maju, dapat bersaing dengan daerah lainnya, serta bisa menjadi panutan bagi daerah lain untuk berpacu semakin maju, dan yang paling penting tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat terwujud.


Segala kemajuan yang telah dirasakan masyarakat Tapanuli Utara sekarang bukan hanya didorong oleh faktor sumber daya yang berlimpah, namun konsistensi Pemimpin Kabupaten Tapanuli Utara untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab didukung oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara lebih makmur dan sejahetra. Mari kita bersama-sama mewujudkan Tapanuli Utara yang makmur dan sejahtera. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. HORAS HORAS HORAS.

Tag:

111 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page